Keluarga Setuju Makam di Proyek Tol Semarang-Batang Direlokasi

Oleh Merdeka.com pada 11 Jul 2018, 19:50 WIB
Menteri Rini meninjau dua ruas tol Trans Jawa yang pengerjaannya akan rampung akhir 2018. (Foto: Kementerian BUMN)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut progres pembangunan ruas Tol Semarang-Batang baru mencapai sekitar 84 persen. Kendati demikian, dia meyakini akhir tahun ini tol tersebut dapat segera diselesaikan.

"Kalau untuk jalur Batang-Semarang itu kira-kira 84 persen," kata Menteri Rini saat melakukan peninjauan di ruas Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018).

Menteri Rini mengungkapkan, ada beberapa kendala yang membuat pembangunan jalan tol yang terbentang sepanjang 75 kilometer (Km) tersebut sedikit terhambat. Di antaranya adalah masalah pembebasan tanah, di mana masih adanya lahan kuburan warga dan masjid yang belum terelokasikan.

"Di daerah Semarang itu, hampir ujungnya itu ada kuburan. Kuburannnya sebenarnya mereka sudah oke tinggal pemindahannya saja. Jadi mereka semua sudah setuju, tinggal proses pemindahan di tempat yang baru. Kemudian juga ada masjid. Masjid tinggal nunggu masjid yang baru selesai," imbuhnya.

"Insya Allah sebelum akhir Juli (masalah tanah) ini bisa selesai. Kalau itu terselesaikan, itu pasti terkejar," tambahnya.

Meski terhambat, Menteri Rini optimistis proyek pembangunan Tol Semarang-Batang dapat dikebut pengerjaanya hingga Oktober mendatang. "Oktober Insya Allah tapi nunggu dua itu ya finalisasi di ujung, deket semarang," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

15 Ton Ganja Basah Dimusnahkan BNN

Tutup Video
2 of 2

Dua ruas tol rampung

Menteri Rini meninjau dua ruas tol Trans Jawa yang pengerjaannya akan rampung akhir 2018. (Foto: Kementerian BUMN)
Menteri Rini meninjau dua ruas tol Trans Jawa yang pengerjaannya akan rampung akhir 2018. (Foto: Kementerian BUMN)

Menteri Rini meninjau dua ruas tol Trans Jawa yang pengerjaannya akan rampung dalam waktu dekat.

Kedua ruas tol tersebut yakni ruas Pejagan-Pemalang dan ruas Pemalang-Batang hingga Semarang. Dalam kesempatan ini, Rini Soemarno memberikan perhatiannya pada beberapa hal di dua ruas tol yang digarap perusahaan pelat merah tersebut.

Salah satu yang dicermati yaitu aspek keselamatan kerja selama proses pembangunan. Selanjutnya aspek keselamatan bagi pengguna jalan meliputi ketinggian tanah, penerangan, serta marka lalu lintas.

"Standarisasi Kementerian PUPR sudah sangat baik sekali, leveling dan ketinggian tanahnya diperhatikan. Perkembangan proyeknya saya lihat sangat baik," kata Rini kala meninjau proyek Jembatan Kalikuto, Kendal.

Selain itu, Rini juga turut meninjau ruas Pemalang-Batang yang hak konsesinya dipegang oleh PT Pemalang Batang Tol Road.

Ruas di Tol Trans Jawa yang menelan nilai investasi mencapai Rp 7,5 triliun ini telah difungsikan sementara untuk arus mudik dan balik pada Idul Fitri 2018.  Direncanakan beroperasi secara keseluruhan pada Oktober 2018.

"Sepanjang hari ini saya menyusuri ruas tol dari Pejagan hingga Semarang yang pada mudik kemarin sempat dibuka fungsional. Sekarang sedang dilanjutkan dan dibereskan, sehingga akhir tahun bisa selesai sesuai target," tutur dia.

Dalam tinjauan tersebut, Rini Soemarno didampingi sejumlah pejabat eselon I Kementerian BUMN antara lain Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Gatot Trihargo, Deputi Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Ahmad Bambang, Staf Khusus III Wianda Pusponegoro.

Selain itu ada direksi BUMN yaitu Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk, I Gusti Ngurah Putra, dan Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Desi Arryani.

 

Lanjutkan Membaca ↓