Mudik Gratis Pakai Kapal Ro-Ro ke 2 Kota Ini Sepi Peminat

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 13 Jun 2018, 14:20 WIB
Kapal Roro Legundi, Solusi Akses Wisatawan Surabara-Lombok

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melepas peserta mudik gratis menggunakan kapal Ro-Ro dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, hari ini (13/6/2018). Sekitar 1.000 orang dan 500 sepeda motor diangkut kapal ini menuju ke Lampung, Semarang, dan Surabaya.

Pelepasan ini dilakukan oleh Staf Khusus Hubungan Antarlembaga Buyung Lalana dan didampingi Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub, Cucu Mulyana.

Dalam laporannya, Cucu mengatakan pada pagi hari tadi telah diberangkatkan mudik gratis kapal ro-ro ke Surabaya. Lalu, siang ini ke Semarang dan ke Panjang (Lampung) pada sore hari nanti.

Dari sisi okupansinya, untuk perjalanan ke Surabaya hanya terisi 60 persen, ke Lampung 80 persen, dan ke Semarang 100 persen.

"Semuanya memiliki jarak tempuh yang berbeda-beda, paling cepat ke Semarang yang hanya 8 jam," tegas Cucu di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu ini. 

Sementara untuk waktu tempuh ke Lampung mencapai 11 jam dan ke Surabaya, bahkan mencapai 24 jam. Lamanya perjalanan ini yang menjadi salah satu faktor kurang menariknya pemudik menggunakan fasilitas kapal ro-ro ini.

 

2 of 2

Keuntungan Mudik Pakai Kapal Laut

Kapal Ro-Ro Mutiara Timur I dengan‎ rute Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta - Pelabuhan Panjang, Lampung. (Foto:Dok Kemenhub)
Kapal Ro-Ro Mutiara Timur I dengan‎ rute Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta - Pelabuhan Panjang, Lampung. (Foto:Dok Kemenhub)

Namun demikian, banyak hal positif yang sebenarnya bisa didapat para pemudik menggunakan kapal ro-ro. Seperti bebas macet, waktu tempuh yang pasti, tidak lelah dan bisa melihat pemandangan laut.

Sampai saat ini, dikatakan Cucu, ada total 19,5 juta orang pemudik yang pulang ke kampung halaman atau naik 5,17 persen dibandingkan tahun lalu 18,6 juta orang. Di mana 39.400 kuota mudik gratis dikhususkan bagi pengendara sepeda motor.

Banyaknya kuota mudik gratis di tahun ini karena untuk mengurangi angka kecelakaan selama mudik. Mayoritas kecelakaan terjadi melibatkan pengendara sepeda motor.

Lanjutkan Membaca ↓