Ingin Bikin Bos Terkesan? Lakukan 11 Hal Mudah Ini

Oleh Fiki Ariyanti pada 18 Jun 2018, 06:00 WIB
Diperbarui 18 Jun 2018, 06:00 WIB
Ilustrasi sukses 3

Liputan6.com, Jakarta - Perlu diakui, jalan menuju kesuksesan begitu panjang dan penuh liku. Namun ada 11 langkah yang bisa Anda terapkan agar lebih dekat dengan tujuan karier.

Setiap orang pasti menginginkan peningkatan karier yang diiringi dengan kenaikan gaji. Akan tetapi, hal itu tidaklah mudah. Apalagi ada rekan kerja yang memiliki kemampuan dan kompetensi sama, bahkan lebih tinggi dari Anda.

Jangan berkecil hati, Anda dapat melakukan 11 hal ini yang dipercaya ampuh membuat atasan atau bos Anda terkesan, termasuk membuat rekan kerja Anda iri dengan produktivitas Anda selama di tempat kerja, seperti dikutip dari Time.com

1. Selalu datang tepat waktu atau lebih awal

Penelitian dari Michael G. Foster di University of Washington menunjukkan bahwa karyawan yang datang ke kantor lebih awal umumnya dinilai oleh manajernya lebih teliti dan menerima peringkat kinerja lebih tinggi dibanding pegawai yang datang berikutnya atau telat.

Sementara karyawan yang datang telat ke kantor dianggap kurang teliti dan kurang efektif dalam pekerjaan mereka.

2. Penampilan

Penelitian menunjukkan berpakaian lebih formal dapat membantu Anda tampil lebih menarik, enak dipandang. Dalam studi 2014 yang diterbitkan Journal of Experimental Psychologist, karyawan pria yang mengenakan setelan jas lebih berhasil dalam negosiasi dengan klien ketimbang mereka yang berpenampilan lusuh.

 

2 dari 5 halaman

3. Berkomunikasi dengan atasan atau CEO

Ilustrasi bos di kantor (istimewa)
Ilustrasi bos di kantor (istimewa)

Menabrak pimpinan atau CEO secara tidak sengaja terdengar seperti mimpi buruk. Namun faktanya tidak seperti itu.

Menurut Ahli Etika dan Kesantunan Rosalinda Oropeza Randall, saat itu adalah kesempatan untuk menunjukkan diri Anda.

"Jika Anda tidak mengenal orang itu (CEO) dengan sangat baik, perkenalkan diri Anda dan beri tahu di departemen mana Anda bekerja. Lalu baca bahasa tubuh atasan Anda, melihat apakah dia tertarik untuk mengobrol dengan Anda lebih lanjut," ujar Randall.

Jika Anda sudah cukup akrab dengan CEO Anda, Anda bisa berbincang di luar pekerjaan seperti menanyakan rencana liburannya.

4. Manfaatkan waktu

Pakar Manajemen Waktu, Laura Vandarkem menyarankan supaya Anda menggunakan jam-jam pertama Anda di hari kerja untuk mengerjakan tugas-tugas penting. Jangan terganggu dengan email, panggilan telepon atau ketukan pintu.

Inilah jam kekuasaan Anda. Jangan habiskan waktu penting Anda untuk membaca dan membalas email, tapi justru menyelesaikan pekerjaan penting Anda.

3 dari 5 halaman

5. Dengarkan musik sebelum mulai bekerja

Manfaat Bekerja Sambil Mendengarkan Musik
Mendengarkan Musik

Anda mungkin berpikir mendengarkan musik bisa membantu Anda menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat. Tapi pada faktanya, penelitian menunjukkan bahwa itu akan membuat Anda kurang produktif.

Sebagai contoh, sebuah studi pada 2010 menemukan bahwa orang-orang melakukan tugas lebih buruk ketika mereka mendengarkan musik dibanding ketika mereka bekerja dalam diam.

Menurut Ahli Saraf dan Musisi, Daniel Levitin, Anda bisa mendengarkan musik yang tepat selama 10-15 menit sebelum Anda memulai pekerjaan. Jadi Anda bisa santai dalam suasana hati yang baik.

6. Istirahat, makan siang dengan rekan kerja

Sebuah survei menemukan bahwa 80 persen pekerja makan siang di meja kerja mereka. Padahal melangkah keluar selama 15-30 menit selama istirahat siang Anda sangat bermanfaat.

Seorang profesor di University of California Davis mengatakan, kreativitas dan inovasi terjadi ketika orang mengubah lingkungan mereka. Terutama ketika mereka mengekspos diri ke lingkungan, seperti alam.

Sebuah studi pada 2015 menunjukkan makan siang dengan rekan kerja dapat meningkatkan kinerja tim.

4 dari 5 halaman

7. Temukan seorang mentor sejawat atau sebaya

Kantor dan tempat kerja
Ilustrasi kantor dan tempat kerja (iStockphoto)

Manajer Anda bukan satu-satunya orang yang bisa memberi respons atas pekerjaan Anda.

CEO Bates Communications dan Penulis Buku, Suzanne Bates mengatakan, pemimpin yang sukses sering memiliki mentor sebaya atau rekan kerja yang secara rutin bisa memberi tanggapan atas hasil pekerjaan Anda. Mentor sebaya dapat membantu Anda meningkatkan karier lebih cepat di tempat kerja.

Rekomendasi Bates adalah pilih mentor sebaya yang bekerja di bisnis atau departemen berbeda dengan Anda. Sementara penulis buku terlaris Simon Sinek menyarankan pemimpin sukses memiliki teman yang juga bercita-cita untuk menjadi pemimpin. Dengan begitu, bisa saling bertukar pengetahuan dan saran.

8. Minta respons dari tim Anda

Jangan lupa meminta tanggapan atas hasil pekerjaan Anda kepada rekan satu tim atau rekan kerja junior Anda.

9. Aktif berdiskusi atau bicara dalam rapat

Biasanya banyak pegawai yang takut atau tidak berani untuk aktif bicara saat rapat, seperti mengajukan pertanyaan maupun menyanggah pendapat orang lain, dan melontarkan idenya.

Mantan Presiden Direktur J. Crew Group Inc Jenna Lyons mengatakan, sangat terkesan oleh karyawan yang aktif berbicara dan berbagi ide.

"Saya merasa tidak mungkin untuk memahami seseroang jika mereka tidak ikut bergabung dalam sebuah percakapan di rapat atau kesempatan lainnya," terangnya.

"Anda harus berkontribusi, dan jangan takut menyampaikan ide, karena kita semua punya kelebihan dan kekurangan," Lyons menambahkan.

5 dari 5 halaman

10. Evaluasi pencapaian Anda setiap hari

Mudik Lebaran Harus Tetap Bekerja dari Kampung Halaman
Ilustrasi/Foto: copyright pexels.com

Sebelum pulang atau mengakhiri hari kerja Anda, ada baiknya melakukan evaluasi atas pekerjaan Anda pada hari itu.

Buatlah tulisan refleksi atas segala pencapaian dan kekurangan Anda selama 15 menit. Bertekad memperbaiki yang kurang esok hari, dan meningkatkan kinerja selanjutnya. Upaya ini akan membuat Anda lebih sukses di tempat kerja.

11. Rencanakan hari kerja berikutnya

Jangan menunggu hingga esok hari untuk mencati tahu apa yang perlu Anda kerjakan. Rencanakan tugas apa yang akan Anda kerjakan pada hari berikutnya. Catat pada sebuah kertas sehingga tidak lupa.

"Anda mungkin punya dua atau tiga tugas paling utama. Buatlah komitmen untuk melakukan pekerjaan itu esok hari," kata seorang pakar, Lynn Taylor.

Lanjutkan Membaca ↓