Lewati Objek Wisata, Menteri PUPR Ingin Jalur Selatan Jadi Lokasi Piknik Pemudik

Oleh Maulandy Rizki Bayu Kencana pada 01 Jun 2018, 12:40 WIB
Jalur Pantai Selatan.

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berbenah memperbaiki jalan jelang momen arus mudik Lebaran 2018. Salah satu rute mudik yang giat dipersiapkan adalah jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono turut mempromosikan ruas jalan nasional sepanjang 1.405 kilometer (km), yang menghubungkan Kabupaten Pandeglang, Banten, di ujung barat pulau, hingga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, di ujung timurnya.

Menurutnya, jalur itu layak dipakai para pemudik lantaran kondisi jalan sudah terbangun dengan baik. Selain itu, pemudik juga bisa sekalian piknik sebab Pansela menawarkan banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

"Kami sudah mengecek Pansela, sangat bagus dan di sana juga banyak sekali destinasi wisata. Di samping memperlancar atau jadi alternatif jalur mudik, kita juga bisa menikmati destinasi wisata di Pantai Selatan Jawa," ungkapnya kepada Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Mengacu data Kementerian PUPR, setidaknya ada sekitar 36 objek wisata pantai di sepanjang jalur selatan. Dari jumlah tersebut, beberapa yang telah terkenal di antaranya Pantai Congot, Pandansimo, Parangtritis, Soge, Laguna Glagah, Kwaru, dan Bantul.

Selain itu, saat ini sudah banyak hotel dan tempat peristirahatan di Pansela yang lebih murah dibanding di kawasan Pantai Utara (Pantura). Tidak hanya itu, lalu lintas di jalur selatan pun cenderung lebih sepi, serta punya pemandangan indah dan banyak tempat wisata.

Terkait kondisi ruas, jalur yang memiliki lebar jalan 5-7 meter tersebut sudah tersambung baik di empat provinsi, yakni dari Banten-Jawa Barat-Jawa Tengah-Yogyakarta.

Menteri Basuki menegaskan, pengerjaan akan terus dikejar demi menyelesaikan sebagian jalur Pansela yang belum tersambung utuh, yakni dari Trenggalek-Tulung Agung-Malang-Banyuwangi.

"Jalur Pansela sudah bagus dari Banten sampai Yogyakarta, hanya sedikit di Kebumen ada ruas yang belum dilebarkan dan akan dikerjakan tahun ini. Selanjutnya dari Yogyakarta hingga Ponorogo, beberapa waktu lalu saya lewati, jalannya sudah cukup lebar," tukas dia.

2 of 2

Kondisi Jalur Lintas Selatan Ruas Cilacap-Banyumas Jelang Mudik 2018

Secara tradisional, Jalan Nasional Lintas Selatan Jawa menjadi salah satu jalur mudik utama. Jalan ini menghubungkan antara Jakarta ke kota-kota sisi selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta.

Keberadaan jalur ini vital meski Tol Trans Jawa antara Jakarta-Semarang-Surabaya telah beroperasi. Ia tetap menjadi jalur utama mudik Lebaran bagi warga Pulau Jawa sisi selatan.

Jalur lintas selatan menghubungkan Jakarta dengan Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Kota Banjar di Jawa Barat hingga Cilacap, Banyumas, Kebumen, dan Purworejo di Provinsi Jawa Tengah.

Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) mempercepat perbaikan Jalur Lintas Selatan, termasuk ruas jalan Kabupaten Banyumas-Cilacap hingga perbatasan Kota Banjar, Jawa Barat.

Koordinator Lapangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga Wangon-Perbatasan Jawa Barat, Pujiono, mengatakan perbaikan pertama adalah penambalan. Akhir Mei 2018 ini, ruas jalur lintas selatan ruas antara Wangon Kabuaten Banyumas-Cilacap hingga perbatasan Jawa Barat telah bebas lubang.

“Lubang dari Wangon KM 34 hingga 107 insyaallah sudah bagus,” ucapnya, Rabu, 30 Mei 2018.

Dia pun menjamin, kondisi jalan sudah aman dilalui oleh pengendara, termasuk para pemudik Lebaran 2018 nanti, meski kondisinya tak semulus ketika dilapisi dengan aspal baru.

PPK Bina Marga tengah mempersiapkan fasilitas pendukung jalan lainnya, seperti marka jalan dan patok pembatas jalan. Marka dan patok pembatas jalan akan dicat ulang dan diperbaiki jika ada yang rusak untuk membantu pemudik melalui jalur lintas selatan Jateng ini dengan aman.

 

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait