Garuda Indonesia Bakal Buka Rute ke Bandara Kertajati?

Oleh Merdeka.com pada 28 Mei 2018, 21:27 WIB
Diperbarui 28 Mei 2018, 21:27 WIB
Pesawat Kepresidenan Mendarat Perdana di Bandara Kertajati
Perbesar
Pesawat Kepresidenan yang ditumpangi Presiden Joko Widodo dan rombongan disambut prosesi water salute (penyiraman air) saat mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5). (Liputan6.com/Pool/Setpres)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Pahala Mansury menegaskan masih belum memutuskan untuk membuka penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Jawa Barat atau Bandara Kertajati. Saat ini pihaknya masih melihat potensi market di Bandara Kertajati melalui penerbangan Citylink.

Pahala mengatakan, untuk saat ini memang baru Citilink yang akan mulai beroprasi di Bandara yang terletak di Majalengka tersebut. Dia menyebut mulai 8 Juni mendatang citilink akan melakukan penerbangan dari dan ke Surabaya Kertajati.

"Awal ini mungkin lebih ke Citilink. Mudah-mudahan melalui ekstra periode lebaran ini kita bisa lihat potensi marketnya, Kertajati Surabaya misalnya. Fokus utamanya adalah citilink dulu karena marketnya adalah Citilink," ungkap Pahala di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (28/5/2018).

Pahala mengatakan, Garuda Indonesia sendiri memang berencana akan membuka rute penerbangan, namun untuk penerbangan Haji. Akan tetapi hingga kini keputusan tersebut masih dalam kajian bersama Kementerian Agama.

"Untuk Garuda kita belom final masih dalam prores Kementerian Agama, melalui penerbangan haji di Kertajati," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan sudah memberikan izin ke beberapa penerbangan yang akan terbang dari Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Citilink Indonesia merupakan maskapai pertama yang mendapat izin dari pemerintah.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

 

2 dari 2 halaman

Citilink Buka Rute Surabaya-Kertajati

Penutupan Bandara Ngurah Rai Diperpanjang
Perbesar
Salah satu pesawat milik maskapai Citilink terparkir di areal Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Selasa (28/11). Penutupan Bandara Ngurah Rai diperpanjang 24 jam sampai Rabu (29/11) karena dampak letusan Gunung Agung. (Liputan6.com/Dewi Divianta)

Sebelumnya, maskapai Citilink akan melakukan penerbangan perdana rute Surabaya-Kertajati pada 8 Juni 2018, menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

Menurut informasi resmi yang diterima Liputan6.com hari ini, kehadiran Citilink di bandara baru ini bertujuan untuk memberikan pilihan destinasi baru dan memudahkan masyarakat yang ingin  mudik Lebaran.

Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia, Ranty Astari Rachman, mengatakan, Bandara Kertajati adalah bandara komersial kedua di Jawa Barat setelah Husein Sastranegara di Bandung. Rute Surabaya-Kertajati semoga bisa mengakomodasi kebutuhan transportasi mudik masyarakat yang tinggal di daerah Cirebon dan sekitarnya. 

“Meskipun rute penerbangan ini sifatnya merupakan extra flight selama peak season Lebaran 2018, manajemen akan terus melihat prospek ke depannya untuk prospek penambahan jadwal penerbangan, frekuensi bahkan rute-rute baru dari Kertajati,” Ranty menambahkan.

Penerbangan Surabaya-Kertajati Citilink Indonesia dengan nomor penerbangan QG 9820 dari Bandara Juanda, Surabaya, dijadwalkan pukul 05.25 WIB dan tiba di Bandara Kertajati, Majalengka pada pukul 06.55 WIB setiap hari. 

"Sedangkan, untuk penerbangan QG 9821, Kertajati-Surabaya dijadwalkan berangkat pada pukul 07.25 WIB dan tiba di Surabaya pada pukul 08.55 WIB," Ranty menambahkan.   

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

BERANI BERUBAH: Ketika Bisnis dan Beramal Bersatu