Pengemudi Grab Bisa Dapat KPR Subsidi BTN, Cicilan Rp 48 Ribu per Hari

Oleh Maulandy Rizky Bayu Kencana pada 15 Mei 2018, 20:15 WIB
Dirut BTN Maryono Bersama Menteri BUMN Rini Soemarno

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerja sama dengan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia) untuk menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi bagi para mitra pengemudi GrabBike yang direkomendasikan oleh pihak Grab.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, perusahaan membidik para pekerja informal seperti pengemudi Grab karena mayoritas dari mereka termasuk dalam kategori unbankable, sehingga sulit mengakses pembiayaan KPR.

"Bank BTN terus berekspansi menjangkau pembiayaan perumahan bagi sektor informal agar masyarakat bisa memiliki rumah. Salah satunya dengan menggandeng mitra GrabBike, sebagai masyarakat berpenghasilan tidak tetap," kata dia saat menandatangani perjanjian kerja sama dengan Grab Indonesia di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Sementara itu, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengungkapkan, Bank BTN memiliki rekam jejak yang baik dalam menyalurkan KPR subsidi bagi tenaga kerja sektor informal di dalam negeri.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu ribuan mitra pengemudi yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mewujudkan impian memiliki rumah sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan pokok mereka," terangnya.

Pada tahap awal, Bank BTN membidik sekitar 1.800 mitra pengemudi GrabBike yang berlokasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk dapat mengakses KPR. Adapun potensi nilai KPR subsidi yang dibidik untuk pilot project ini sebesar Rp 200 miliar.

Bank BTN menghitung, potensi tersebut bisa tercapai lebih cepat tercapai, sebab data dan latar belakang pekerja sudah diakomodasi oleh perusahaan.

 

1 of 2

Cicilan Cuma Rp 48 Ribu per Hari

Pengemudi GrabBike
Pengemudi GrabBike (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Berbagai kemudahan akan didapatkan mitra pengemudi, seperti di antaranya proses administrasi dengan angsuran harian sebesar Rp 48 ribu. Suku bunga yang dikenakan juga terbilang rendah, yakni 5 persen (fixed) hingga jangka waktu kredit yang diberikan selama 20 tahun selesai, serta adanya bantuan uang muka senilai Rp 4 juta.

Ridzki Kramadibrata melanjutkan, ada beberapa syarat bagi mitra pengemudi GrabBike dalam menggunakan KPR subsidi itu. Antara lain sudah bekerja sebagai mitra pengemudi GrabBike minimal satu tahun, dan tercatat aktif bekerja lebih dari 20 hari tiap bulan selama tiga bulan berturut-turut.

Selain itu, dia menambahkan, aturan lainnya mereka juga memiliki penghasilan maksimal Rp 4 juta per bulan, punya rekam jejak yang baik sebagai mitra pengemudi Grab dan berusia dari 21-40 tahun.

"Sebanyak 600 mitra GrabBike yang telah lulus proses seleksi dari Grab telah membuka rekening tabungan BTN Batara Payroll dan memulai menyisihkan dana harian dari deposit di Grab sebesar Rp 48.000 untuk uang muka pembelian rumah hingga dana mencukupi. Selain itu, Bank BTN akan melakukan proses seleksi kembali, terutama terkait kondisi dan kemampuan finansial, seperti penghasilan dan riwayat kredit mitra GrabBike untuk melangkah ke proses akad kredit setelah dana uang muka terkumpul,” tutur Ridzki.

Lanjutkan Membaca ↓