Saham Infrastruktur Bawa IHSG Menguat

Oleh Nurmayanti pada 05 Apr 2018, 16:17 WIB
Diperbarui 05 Apr 2018, 16:17 WIB
IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Suasana di salah satu ruangan di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan saham hari ini. Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (5/4/2018), IHSG menguat 26,13 poin atau 0,42 persen ke posisi 6.183,22.

Sementara itu, indeks saham LQ45 naik 0,48 persen ke posisi 1.008,45. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Pada hari ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.211,87 dan terendah 6.176,7. Sebanyak 221 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 139 saham melemah dan 117 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 351.746 kali dengan volume perdagangan 8,3 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 5,5 triliun.

Investor asing jual saham Rp 428,6 miliar di pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp 13.766. 10 sektor saham pun kompak melemah.

Sektor saham yang melemah hanya keuangan sebesar 0,44 persen. Adapun yang menguat seperti infrastruktur 1,64 persen, industri dasar 1,48 persen dan pertambangan 1,44 persen.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan antara lain saham ABBA naik 33,33 persen ke posisi Rp 72, saham IBFN melonjak 28,26 persen, dan saham TAXI menguat 18,35 persen ke posisi Rp 187 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham HELI merosot 21,31 persen ke posisi Rp 480, saham CSIS tergelincir 19,17 persen ke posisi Rp 780, dan saham JKSW susut 2,37 persen ke posisi Rp 85 per saham.

 Tonton Video Ini:

Tag Terkait