Investor Tolak 148 Kali, Bos Perusahaan Rintisan Ini Mampu Sukses

Oleh Bawono Yadika pada 31 Mar 2018, 21:00 WIB
Diperbarui 02 Apr 2018, 20:13 WIB
Ilustrasi pengusaha muda (iStock)

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa dari kita pasti pernah mengalami kegagalan mulai karier, pendidikan, menjalani usaha dan target-target lain dalam hidup.

Namun, bagaimana jika seseorang sudah 148 kali gagal dapat dana dari investor tetapi tetap bangkit dalam berbisnis? Dilansir dari Independent.co.uk, Sabtu (31/3/2018), salah satu pengusaha tekun dan pantang menyerah itu, pendiri perusahaan rintisan Kathryn Minshew. Perusahaan yang didirikannya bernama The Muse.

The Muse merupakan platform yang fokus pada bidang pencarian kerja dan juga konsultan karier. Dia dan rekan bisnis saat ini sudah meraih pendapatan hampir  USD 30 juta atau sekitar Rp 413,03 miliar (asumsi kurs Rp 13.767 per dolar Amerika Serikat).

Alami 148 kegagalan saat hadapi investor, Minshew membagi dua strategi yang ia pelajari dalam menghadapi investor:

1. Tentukan Waktu Rapat Pertama 

"Dulu saya meeting kapan pun jika investor ada waktu. Sekarang saya tidak melakukannya lagi. Saat ini saya selalu bilang; saya harus menyelesaikan urusan di rapat pertama saya pada tanggal ini (sebutkan tanggal). Izinkan saya tahu jika Anda bisa dan tidak bisa. Jika tidak bisa tidak apa-apa," tutur dia.

Ia menuturkan, faktanya beberapa dari investor ternyata menyesuaikan dengan waktu yang ditentukan. "Misal, beri rentang waktu beberapa hari mereka untuk menjawab. Jika ada yang bilang tidak bisa, biasanya sudah saya pastikan mereka tidak tertarik dengan perusahaan kita," tambah dia.

 

 

2 dari 2 halaman

Jangan Beberkan Siapa Anda

(Foto: Business Insider via Techcrunch)
Pendiri The Muse Kathryn Minshew (Foto: Business Insider via Techcrunch)

2. Jangan Beberkan Siapa Anda

"Jika Anda memberitahu bahwa anda adalah seorang CEO, biasanya investor atau orang yang kita ajak meeting akan memberikan masukan yang positif karena mereka tidak ingin menyakitkan perasaan Anda," ujar dia.

"Namun jika Anda mengaku seorang konsultan atau semacamnya maka mereka akan berikan masukan yang lebih jujur," tambah dia.

Minshew mengungkapkan, hal tersebut penting untuk dilakukan sebagai upaya bagi perbaikan dan kemajuan perusahaannya The Muse.

 

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓