Cegah Uang Nasabah Raib, Bank Danamon Edukasi Praktik Skimming

Oleh Liputan6.com pada 20 Mar 2018, 19:52 WIB
Diperbarui 22 Mar 2018, 19:13 WIB
Banner grafis skimming ATM

Liputan6.com, Jakarta Bank Danamon menyikapi ancaman kejahatan duplikasi kartu melalui skimming ATM dengan cara menggencarkan sosialisasi keamanan dalam bertransaksi kepada para nasabahnya.

Corporate Communications Head Bank Danamon, Atria Rai mengatakan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan untuk mencegah nasabahnya menjadi korban skimming.

"Dalam mengantisipasi kejahatan skimming, Bank Danamon melakukan imbauan kepada nasabah dalam bentuk edukasi melalui kanal digital seperti media sosial Facebook, Twitter, dan YouTube, serta email," kata Atria Rai kepada Merdeka.com, Selasa (20/3/2018).

Kasus skimming ATM rentan menimpa nasabah di bank terutama mereka yang sering melakukan aktivitas transaksi ataupun tarik tunai di mesin ATM.

Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal. Skimming adalah salah satu jenis penipuan yang masuk ke dalam metode phishing.

Modus kejahatan kelompok penguras uang nasabah ini adalah menggunakan kartu ATM yang sudah digandakan atau di-skimming oleh kelompok hacker. Dengan kartu ATM palsu tersebut, pelaku pun leluasa menguras uang pemilik rekening melalui penarikan tunai, pembelian debet, dan penukaran valuta asing (valas).

 

Reporter : Yayu Agustini Rahayu Achmud

Sumber : Merdeka.com

2 of 2

BRI Ganti Duit Nasabah di Kediri yang Kena Skimming

Mendadak Raib dari Tabungan, Belasan Nasabah Datangi Kantor BRI Kediri
Seorang nasabah BRI mengetahui uangnya hilang dari rekening setelah mendapat tiga kali SMS. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah mengambil berbagai tindakan untuk menjaga transaksi nasabah dari kejahatan duplikasi kartu melalui skimming. Langkah tersebut menjadi bagian dari aspek pengelolaan manajemen risiko BRI dalam upaya menjaga keamanan transaksi dan dana nasabah.

Sekretaris Perusahaan BRI Bambang Tribaroto menjelaskan, BRI tengah melakukan enhancementkeamanan di teknologi e-channel BRI.

“Kenyamanan nasabah menjadi fokus kami, dan kami pun mengimbau agar nasabah tidak perlu khawatir akan keamanan dalam menggunakan layanan BRI," ucap dia dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (15/3/2018).

Interaksi BRI dengan nasabahnya adalah hal yang fundamental bagi bank, sehingga BRI akan melakukan edukasi kepada nasabah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam transaksi perbankan.

BRI akan mengganti semua kerugian yang dialami nasabahnya apabila hasil investigasi menunjukkan bahwa terbukti skimming.

Menilik pada kejadian dugaan skimming yang terjadi di Kediri, Bambang menjelaskan bahwa BRI telah menyelesaikan investigasi internal secara cepat. Dia mengklaim seluruh dana nasabah yang hilang telah dikembalikan secara penuh.

Lanjutkan Membaca ↓