Mulai Sore Ini Truk Dilarang Masuk Tol Jakarta-Cikampek

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 15 Feb 2018, 17:15 WIB
Diperbarui 17 Feb 2018, 17:13 WIB
20160625-Truk-Dilarang-Masuk-Tol-Dalam-Kota-Jakarta-HA

Liputan6.com, Jakarta - Untuk mendukung kelancaran lalu lintas menjelang libur akhir pekan panjang memperingati Imlek yang jatuh pada Jumat besok, Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE. 1/AJ.201/DRJD/2018 yang mengatur mengenai operasional mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih (truk) selama periode libur Imlek.

"Untuk mengantisipasi kemacetan di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek maka kendaraan barang dengan sumbu tiga atau lebih agar menggunakan jalur arteri dan tidak melalui ruas jalan tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya," kata Dirjen Perhubungan Darat Budi Stiyadi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/2/2018).

Ketentuan berlaku sejak 15 Februari 2018 pukul 15.00 WIB hingga 16 Februari 2018 pukul 12.00 WIB.

Saat ini di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek sedang ada pembangunan LRT Bekasi-Cawang, pembangunan jalan tol Elevated, dan pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung yang dilaksanakan secara bersamaan.

"Kita mengetahui bahwa saat ini di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek terdapat 3 proyek pekerjaan yang pelaksanaannya berbarengan semua. Otomatis hal ini berpengaruh kepada kapasitas jalan," jelas dia.

"Oleh karenanya untuk kendaraan pengangkut bahan bangunan, truk tempelan, truk gandeng, kendaraan kontainer dan kendaraan dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih untuk sementara tidak melewati jalan tol Jakarta-Cikampek dan sebaliknya," sambung Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa larangan ini dikecualikan untuk Bahan Bakar Gas, Bahan Bakar Minyak, pupuk, bahan pokok, ternak, susu murni, bahan antaran pos dan uang serta barang ekspor dan impor dari lokasi home industry dan atau sebaliknya ke pelabuhan ekspor dan impor.

"Koordinator di lapangan tetap berada di bawah kendali Kepolisian RI dengan mempertimbangkan kondisi yang terjadi di lapangan," pungkasnya.

2 dari 3 halaman

KAI Operasikan 8 Kereta Tambahan

PHOTO: Suasana Stasiun Pasar Senen Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Calon penumpang menunggu kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat, (22/12). Memasuki masa libur panjang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 akan PT. KAI akan mengoperasikan 17 Kereta Api tambahan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

 PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (DAOP) 1 Jakarta kembali mengoperasikan kereta tambahan dalam menghadapi libur Imlek yang jatuh pada akhir pekan ini.

PT KAI Daop 1 Jakarta selama ini mengoperasikan 53 kereta api (KA) reguler, yang terdiri atas 28 kereta api reguler dengan pemberangkatan Stasiun Gambir dan 25 kereta api reguler pemberangkatan Stasiun Pasar Senen.

"Banyaknya masyarakat yang antusias menggunakan kereta api. Setidaknya ada delapan kereta api tambahan yang berangkat dari Stasiun Gambir," kata Senior Manager Humas DAOP 1 Jakarta Edy Kuswoyo Rabu 13 Februari 2018.

Kereta api tambahan tersebut terdiri atas empat kereta api Argo Parahyangan tujuan Bandung, kereta api Argo Dwipangga Fakultatif, dan kereta api Argo Lawu Fakultatif tujuan Solo, kereta api Argo Jati Tambahan dan kereta api Cirebon Ekspres Fakultatif tujuan Cirebon.

PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan tempat duduk sebanyak 30.948 untuk kereta api reguler yang dibagi menjadi 18.452 tempat duduk untuk kereta api reguler pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, dan 12.496 tempat duduk untuk kereta api reguler pemberangkatan dari Stasiun Gambir.

"Jadi PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan tempat duduk untuk kereta api Tambahan sebanyak 3.440 tempat duduk," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Citilink Tambah Frekuensi Penerbangan

Pesawat Citilink
Pesawat Citilink

Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia menyiapkan penerbangan tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur Imlek yang jatuh pada hari Jumat, 16 Februari 2018.

VP Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S Butarbutar mengatakan, penambahan penerbangan (extra flight) difokuskan pada tiga destinasi utama yang selalu ramai pada libur Imlek, yakni Tanjung Pandan, Pangkal Pinang, dan Pontianak.

"Penerbangan di ketiga rute tersebut masing-masing mendapatkan penambahan satu frekuensi menjadi dua kali sehari,” kata Benny pada 8 Februari  2018.

Mengenai penerbangan ke destinasi padat lainnya, seperti Denpasar, Surabaya, dan Medan, selama long weekend Citilink Indonesia tidak memberlakukan penambahan frekuensi penerbangan karena masih dapat menampung permintaan pasar yang ada.

“Selama periode libur Imlek dan long weekend yang dimulai sejak tanggal 11-24 Februari 2018, kami akan menyiapkan 15.480 kursi tambahan untuk mengakomodasi kebutuhan terbang penumpang yang akan merayakan Imlek atau berlibur," katanya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Video Pilihan Hari Ini

Kebiasaan Buruk yang Bikin Otak Lemah