Balkon Rubuh Tak Pengaruhi Operasional BEI

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 17 Jan 2018, 14:21 WIB
Diperbarui 19 Jan 2018, 14:13 WIB
Korban reruntuhan lantai balkon gedung BEI dibaringkan di atas rumput

Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan di gedung‎ Bursa Efek Indonesia telah berjalan normal, pasca rubuhnya balkon yang terjadi dua hari lalu. Pihak Bursa Efek Indonesia pun menjamin tidak ada langkah yang membuat investasi tergangu.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia Samsul Hidayat‎ mengatakan, dua hari setelah kejadian rubuhnya balkon masih ada beberapa area yang dibatasi, namun kegiatan sudah berjalan normal.‎

"Rabu setelah dua hari kejadian sudah normal, ada beberapa area dibatasi diakses hari ini semua penghuni boleh masuk," kata Samsul, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

 

Menurut Samsul, saat awal kejadian pihaknya telah memastikan ke pengelola gedung apakah kegiatan operasional bisa tetap berjalan. Jika memang tidak bisa maka BEI akan memindahkan operasional ke tempat darurat. Pengelola gedung pun memberikan jaminan kegiatan operasional bisa berjalan dengan normal. 

Sebelumnya, Pengelola Gedung BEI Farida Riyadi menyampaikan, bagian balkon atau selasar yang berada di Tower I ditutup sementara. Sama halnya dengan di Tower II, mengingat kasus tersebut berkaitan dengan lantai penghubung gedung tersebut.

"Untuk sementara disarankan tidak difungsikan. Jadi Tower I dan II selasar yang menghubungkan kita tutup," tutur Farida di depan Gedung BEI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

Menurut dia, sejumlah lokasi yang dianggap perlu pengecekan ulang juga akan ditutup sementara dengan tanda khusus. Kemudian dilakukan sejumlah renovasi terhadap bangunan tambahan yang ada di dalam Gedung BEI.

"Setelah konsultasi, action berikutnya akan melakukan penguatan di semua selasar di Tower I dan II. Kita meyakinkan nantinya selasar akan aman," jelas Farida.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Periksa Kontraktor

Korban Runtuhnya Gedung BEI
Pak Wi menolong korban sesaat setelah terjadinya peristiwa runtuhnya lantai balkon tower 2 gedung BEI

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menambahkan, tim Puslabfor akan bergegas menyimpulkan penyebab utama ambruknya balkon Gedung BEI. Kemudian tidak menutup kemungkinan pihak kontraktor juga akan diperiksa.

"Itu tahap berikutnya. Langkahnya meminta keterangan. Dari Polda sudah meminta beberapa saksi. Ada saksi mahasiswi dan security. Juga pegawai yang melihat," kata Setyo.

Lanjutkan Membaca ↓