1,35 Juta Turis Serbu RI, Dominan dari China dan Australia

Oleh Fiki Ariyanti pada 04 Sep 2017, 13:43 WIB
Diperbarui 04 Sep 2017, 13:43 WIB
Turis dari China
Perbesar
Turis dari China

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan jumlah turis yang berkunjung ke Indonesia mencapai 1,35 juta kunjungan di periode Juli 2017. Realisasinya naik 240 ribu turis atau 21,57 persen dibanding bulan sebelumnya karena ada berbagai acara internasional.

Kepala BPS, Suhariyanto atau yang akrab disapa Kecuk mengungkapkan, ‎kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,35 juta kunjungan di Juli 2017, naik 320 ribu orang atau 30,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Kalau dibanding Juni 2017 yang sebesar 1,11 juta turis, realisasi Juli ini naik 21,57 persen. Kenaikan signifikan kunjungan wisman terjadi di tiga pintu masuk utama," kata Kecuk saat Rilis Inflasi Agustus 2017 di kantornya, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Peningkatan jumlah kunjungan turis dari Juli 2017 terhadap Juni 2017‎ (MoM), Kecuk mengakui, paling tinggi terjadi di pintu masuk Bandara Adisutjipto, Yogyakarta mencapai 107,23 persen dan 20,86 persen (YoY).

Selanjutnya di Bandara Adi Sumarmo, kenaikannya 79,39 persen (MoM) dan justru turun 13,58 persen (YoY). Sedangkan yang melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, kenaikan jumlah kunjungan turis mencapai 66,18 persen ‎(MoM) dan 48,47 persen (YoY).

"Kenaikan signifikan jumlah turis di pintu masuk tersebut karena adanya berbagai event internasional yang digelar. Seperti Borobudur International Festival 2017, Asia Pasific Financial Practitioners and Life Insurance, dan Solo Batik Carnival," Kecuk menjelaskan.

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kunjungan Turis China Naik Signifikan

Dari 1,35 juta kunjungan wisman ke Indonesia pada bulan ketujuh ini, Kecuk merinci wisman yang masuk melalui 19 pintu utama 1,14 juta, dan 208,99 ribu kunjungan di luar 19 pintu. Wisman reguler tercatat 1,13 juta, wisman khusus 7.527 kunjungan, wisman yang masuk melalui pos lintas batas 170,70 ribu kunjungan, dan lainnya 38,29 ribu kunjungan.

Berdasarkan kebangsaannya, kata Kecuk, turis asal China mengalami kenaikan signifikan kunjungan ke Indonesia di Juli 2017 menjadi 214,57 ribu kunjungan dari 153,93 ribu kunjungan di Juli 2016.

Disusul asal Australia sebanyak 117,67 ribu kunjungan atau turun dibanding periode sama tahun lalu 122,87 ribu kunjungan turis. Wisman asal Singapura ke Indonesia sebanyak 109,22 ribu kunjungan, naik dari sebelumnya 94,19 ribu kunjungan.

Sedangkan jumlah kunjungan turis asal Malaysia dan Jepang pun masing-masing ‎naik dari 90,48 ribu kunjungan dan 41,10 ribu kunjungan di Juli 2016 menjadi 94,40 ribu kunjungan dan 48,79 ribu kunjungan pada Juli 2017.

"Ke depan, kita harus berupaya menarik minat wisman dengan menawarkan berbagai spot wisata yang ada di Indonesia," harap Kecuk.

Lanjutkan Membaca ↓