Usai Vietjet Air, Maskapai China dan India Siap Terbang di RI?

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 23 Agu 2017, 20:00 WIB
Diperbarui 23 Agu 2017, 20:00 WIB
VietJet Air (Boeing.com)
Perbesar
VietJet Air (Boeing.com)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membuka peluang maskapai asing untuk terbang ke Indonesia. Usai Vietjet Air yang merupakan maskapai asal Vietnam dan terkenal dengan pramugari berbikininya, pemerintah memberi sinyal masuknya maskapai lain asal India dan China.

Budi Karya mengaku tengah menjalin komunikasi intensif dengan China dan India. Meski saat ini belum ada yang mengajukan izin terbang ke Indonesia.

"Kita bilateral, sekarang ini kita memang akan intensif ke China dan India. China sudah, India ada beberapa kota. Otomatis kalau kita ke India, pasti dari India akan ke sini," kata dia di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Terkait penerbangan Vietjet Air ke Indonesia, Budi Karya mengatakan, pemerintah menyambut baik karena itu merupakan upaya menambah konektivitas.

"Sebagai negara yang ingin konektivitas bertambah, pasti kita welcome. Ini sebagai salah satu alternatif kalau kita mau ke Vietnam atau Vietnam mau ke sini," ujar dia.

Vietjet Air akan beroperasi ke Indonesia pada 20 Desember 2017 mendatang. Saat ini, maskapai tersebut tengah menyiapkan izin-izin lain.

"Perizinan kan banyak. Ada ngurus slot, kelayakan pesawat, dan lain-lain," ungkap dia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tanpa Bikini

Dalam rute penerbangan dari Jakarta-Ho Chi Minh City atau sebaliknya yang akan beroperasi mulai 20 Desember 2017, dipastikan tidak ada pramugari Vietjet AirĀ  yang berpakaian bikini.

"Bahwasanya Vietjet itu katanya ada bikini, itu enggak ada. Jadi saya sudah syaratkan, begitu datang ke Indonesia, kalau ingin beroperasi ke Indonesia, tidak ada bikini dan mereka sudah setuju," ujar Menhub.

Wakil Direktur Komersial Vietjet Air, Jay L Lingeswara sebelumnya menegaskan, para penumpang Vietjet rute Jakarta tujuan Ho Chi Minh City tidak akan disuguhi pemandangan pramugari berbikini. Perusahaan akan menyesuaikan dengan kultur Indonesia dan dikenal sebagai salah satu negara muslim terbesar.

"Pramugari tidak akan berbikini. Kami menghargai Indonesia sebagai salah satu negara muslim terbesar. Lagipula bikini itu dipakai hanya satu kali saat event spesial," kata Lingeswara, Selasa (22/8/2017).

Lingeswara menyatakan, seragam resmi pramugari Vietjet Air cukup sopan dengan ciri khas celana pendek dipadu dengan kemeja merah, lengkap dengan dasi dan topi mungil yang warnanya senada dengan celana.

"Inilah seragam riil Vietjet, busana yang baik. Kami juga menyiapkan makanan halal selama penerbangan," terangnya.

Tonton video menarik berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya