Ikut Perangi ISIS, Uni Emirat Arab Beli Rudal Rp 26,6 Triliun

Oleh Vina A Muliana pada 18 Mei 2017, 18:52 WIB
Diperbarui 18 Mei 2017, 18:52 WIB
Rudal patriot yang dibeli Uni Emirat Arab dikabarkan memiliki kemampuan untuk melumpuhkan kapal dan pesawat musuh.
Perbesar
Rudal patriot yang dibeli Uni Emirat Arab dikabarkan memiliki kemampuan untuk melumpuhkan kapal dan pesawat musuh.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi pembelian senjata senilai US$ 2 miliar atau setara Rp 26,6 triliun (estimasi kurs 13.300 per dolar AS) oleh Uni Emirat Arab (UAE). Pembelian senjata tersebut berupa rudal sebanyak 160 buah.

Hal ini dilakukan pemerintah Uni Emirat Arab sebagai bagian dari kesepakatan bersama Pemerintah AS untuk memerangi terorisme dan kelompok radikal islam ISIS.

Sebanyak 160 buah rudal yang dibeli tersebut terdiri dari 60 rudal Patriot dan 100 rudal Patriot pendukung. Selain itu, Uni Emirat Arab juga mengajukan pembelian sejumlah perlengkapan militer lain.

 

Rudal patriot yang dibeli UAE dikabarkan memiliki kemampuan untuk melumpuhkan kapal dan pesawat musuh. Sejak tahun 2009, Uni Emirat Arab merupakan satu dari sedikit negara yang diijinkan Amerika untuk menggunakan sistem tersebut.

"Persetujuan penjualan ini akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatan keamanan sekutu penting, dan berlanjut pada stabilitas politik dan perkembangan ekonomi di Timur Tengah," ujar Kementerian Pertahanan AS dilansir dari CNN, Kamis (18/5/2017).

Uni Emirat Arab merupakan negara terbesar kedua sebagai destinasi ekspor senjata Amerika Serikat. Data dari Stockholm International Peace Institute menyebutkan, peringkat pertama ditempati oleh Arab Saudi.

Negara timur tengah ini juga merupakan importir senjata terbesar ketiga di dunia. Pemerintah sering membeli perlengkapan militer lengkap dan terbesar di Timur Tengah. (Vna/Gdn)