Bayar Tol di Gerbang Kunciran Pakai Non Tunai Mulai 1 Mei

Oleh Fiki Ariyanti pada 30 Apr 2017, 13:12 WIB
Diperbarui 30 Apr 2017, 13:12 WIB
Ilustrasi tol
Perbesar
Kendaraan memasuki area gerbang tol Semanggi 2, Jakarta, Selasa (14/3). Pelaksanaan program pembayaran tol non tunai akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai 100 persen pada akhir tahun ini. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka peningkatan layanan, Gerbang Tol (GT) Kunciran 1 dan 2 hanya melayani transaksi elektronik. Pembayaran non tunai ini berlaku mulai Senin (1/5/2017) pukul 00.00 WIB.

Hal ini disampaikan AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk, Dwimawan Heru. Dia menuturkan, GT Kunciran 1 dan 2 merupakan salah satu gerbang tol yang dibangun perusahaan sebagai konsekuensi dari penerapan integrasi transaksi jalan tol rute Jakarta-Tangerang-Merak yang telah berjalan sejak 9 April 2017.

"GT Kunciran 1 dan 2 masing-masing terdiri dari 6 Gardu Tol  Otomatis (GTO) yang akan melayani transaksi elektronik. Berlaku per 1 Mei 2017," kata Dwimawan di Jakarta, Minggu (30/4/2017).

Dirinya berharap, penerapan layanan 100 persen transaksi elektronik di GT Kunciran 1 dan 2 akan mempermudah pengguna jalan tol yang bertransaksi di kedua gerbang tol tersebut.

GT Kunciran 1 melayani transaksi kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah Kunciran, Alam Sutera dan sekitarnya. Sedangkan GT Kunciran 2 melayani transaksi kendaraan dari wilayah Kunciran, Alam Sutera maupunsekitarnya untuk menuju Jakarta.

Dalam hal penerapan transaksi elektronik di GT Kunciran 1 dan 2, Dwimawan mengaku, Jasa Marga telah bekerja sama dengan Himpunan Bank-bank Negara (HIMBARA) yang terdiri dari Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN sebagai bank yang memproduksi kartu pembayaran elektronik yang dapat digunakan di GT tersebut.

"Bagi pelanggan yang belum menggunakan transaksi elektronik, kami imbau untuk memakainya, agar transaksi Anda di jalan tol lebih mudah, cepat, dan praktis," ujar dia.