Rapat Perdana dengan DPR, Jonan Masih Dipanggil Menhub

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 20 Okt 2016, 12:47 WIB
Diperbarui 20 Okt 2016, 12:47 WIB
Rapat kerja perdana Menteri ESDM Ignasius Jonan dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (20/10/2016).
Perbesar
Rapat kerja perdana Menteri ESDM Ignasius Jonan dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (20/10/2016). (Foto: Pebrianto Eko/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan rapat kerja perdana dengan Komisi VII DPR RI. Rapat tersebut membahas Rancangan Anggaran Kementerian Lembaga (RAKL) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017.

Pantauan Liputan6.com, dalam rapat yang berlangsung di ruang rapat Komisi VII DPR, Gedung Nusantara I, Jakarta, Kamis (20/10/2016), Jonan membawa jajaran pejabat eselon I Kementerian ESDM. Beberapa pejabat yang menemani Jonan adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) I Gusti Nyoman Wiratmaja, Dirjen Ketenagalistrikan Jarman, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana.

Selain itu, juga hadir Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba) Bambang Gatot dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Teguh Pamudji. 

Selain jajaran di Kementerian ESDM, Ignasius Jonan juga mengajak pimpinan lembaga terkait yaitu kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi, Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Sommeng.

Namun, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar tidak turut serta.

‎Ketua rapat kerja Gus Irawan Pasaribu mengatakan, rapat kerja tersebut merupakan rapat lanjutan pembahasan RAKL APBN 2017 yang pernah dilakukan sebelumnya. Setelah dinyatakan tujuh fraksi lengkap, maka rapat dimulai.

"Sesuai undangan dan jadwal rapat, pada hari ini komisi VII akan melakukan raker dengan Kementerian ESDM, data yang hadir tujuh fraksi, sesuai aturan rapat memenuhi kuorum," kata Gus, saat membuka rapat.

Menariknya, dalam rapat perdana tersebut, Jonan masih sempat dipanggil Menteri Perhubungan. Sebelum menjawab sebagai Menteri ESDM, Jonan memang pernah menduduki kursi Menteri Perhubungan. Namun pemanggilan tersebut memang disengaja dan merupakan gurauan dari Gus Irawan.

"Sebelum lanjut Pak Menteri Perhubungan, eh Menteri ESDM," gurau Gus Irawan.

Ignasius Jonan pun mendapat selamat dari para anggota Komisi VII DPR yang hadir, Gus Irawan berharap di bawah Kepemimpinan Jonan, Kementerian ‎ESDM dapat bermitra dengan komisi VII DPR.

Terkait dengan Ketidakhadiran Arcandra, sudah dilaporkan ke Komisi VII DPR, karena ada acara yang harus dihadirinya. 

"Kami menyampaikan selamat Pak Jonan Menteri baru, pak Arcandra tidak bisa hadir karena ada acara lain. Sekali lagi selamat pak Jonan, semoga kemitraan dengan Komisi VII lebih produktif," ujar Gus Irawan. (Pew/Gdn)