4 Alasan Kenapa Kamu Tak Pernah Naik Gaji

Oleh Dhita Koesno pada 16 Okt 2016, 18:02 WIB
Diperbarui 16 Okt 2016, 18:02 WIB
Gaji Padahal Naik, Kenapa Masih Selalu Habis?
Perbesar
Hingga saat ini masih banyak orang yang terjebak dalam pemborosan yang selalu dilakukan tiap bulan setelah menerima gaji.

Liputan6.com, Jakarta - Jika berharap tahun ini gaji kamu bisa naik, maka kamu perlu melakukan sesuatu hal yang lebih dari biasanya.

Kamu tidak akan pernah mendapatkan kenaikan gaji jika tidak mengambil beberapa langkah dasar. Dilansir dari laman Monster.com, berikut alasan yang perlu diketahui kenapa seseorang tidak pernah naik gaji dan langkah apa yang sebaiknya bisa dilakukan:

1. Tidak Tahu Jumlah yang Diajukan

Jika kamu tidak melakukan pekerjaan sesuai  yang diberikan selama negosiasi gaji, bagaimana mungkin atasan mau menaikkan gaji hanya untuk alasan menyenangkan hati.

Jadilah produktif agar kamu bisa lebih dihargai. Kamu juga perlu tahu berapa kisaran gaji rekan kerja yang posisinya sama dengan kamu.

Ekonom dan Manajer Analisis PayScale.com Katie Bardaro menyatakan, kompensasi adalah hal yang lucu jika kamu tidak tahu nilainya.

PayScale menjalankan survei kompensasi online di mana orang memberikan informasi tentang pekerjaan mereka dan sebagai imbalannya mereka menguraikan tentang gaji kemudian membandingkan dengan orang lain yang berada di lokasi dan pekerjaan yang sama.

Bardaro merekomendasikan layanan Payscale  dan kamu bisa menggunakan id anonim untuk mengetahui informasi yang cepat dan mudah demi membantu memahami tentang pemenuhan syarat untuk kenaikan gaji.

2. Tak Tahu Potensi Diri untuk Tentukan Gaji

Hal ini penting, potensi yang ada dalam diri harus dipahami agar kamu bisa mengajukan tawaran gaji yang diinginkan. Pertimbangkan pertanyaan berikut sebelum mengajukan kenaikan gaji:  

 - Apakah kamu termasuk bagian penting di perusahaan?

 - Jika kamu tidak ada, apakah proyek-proyek penting jadi terbengkalai?

 - Apakah kamu memiliki banyak pengetahuan internal yang sulit dipelajari orang lain?

 - Akankah ada orang yang menggantikan kamu yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sama namun dihargai lebih tinggi dari kamu?

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tak yakin pada diri sendiri



3. Tidak Yakin pada Diri Sendiri

Kamu harus mampu menunjukkan kepada atasan dan perusahaan alasan untuk naik gaji. Sampaikan bahwa kamu butuh kenaikan dari gaji sebelumnya, beritahukan prestasi apa saja yang sudah kamu peroleh untuk perusahaan sehingga kamu layak untuk diberikan kenaikan gaji.

Tapi jika memiliki keraguan bahwa kamu tidak pantas untuk naik gaji, bagaimana bisa meyakinkan atasan bahwa gaji kamu pantas untuk dinaikkan.

4. Tidak Pernah Bertanya

Sebaliknya, menunggu atasan atau perusahaan menawarkan kenaikan gaji tanpa pernah bertanya, biasanya jarang terjadi.

Apalagi jika kamu memiliki kontrak kerja yang di dalamnya tidak ada pembahasan mengenai kenaikan dan kamu juga tidak pernah menanyakan hal ini, sangat tidak mungkin perusahaan membuat penawaran kenaikan gaji. Karena itu sebaiknya tanyakan perihal ini kepada perusahaan.

Tentu saja bisnis adalah bisnis, kamu tidak bisa selalu mendapatkan kenaikan gaji sesuai yang diinginkan. Tapi hal ini bisa terjadi jika kamu memintanya kepada atasan atau perusahaan dengan cara yang hormat dan santun.

Kamu bisa duduk bersama dan membicarakan masalah ini, tanyakan apa yang perlu dilakukan agar gaji kamu bisa naik di waktu berikutnya. Atau coba bekerja di luar tugas yang biasa dilakukan, mungkin ini bisa jadi pertimbangan untuk kenaikan gaji yang akan datang.

Buat catatan daftar kerja, biarkan atasan kamu melihat kinerja di catatan tersebut. Minta atasan untuk memberi penilaian dan saran atas pekerjaan kamu. Kemudian laporkan kemajuan kerja kamu secara teratur.

Tunggulah waktu yang tepat untuk kembali mengajukan kenaikan gaji, jika penilaian kamu baik biasanya sulit bagi perusahaan untu menolak permintaan kenaikan gaji dan setidaknya kamu telah berjuang untuk hal itu.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya