Kala Menteri ESDM Ignasius dan Menhub Budi Karya Salam Komando

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 14 Okt 2016, 13:59 WIB
Diperbarui 14 Okt 2016, 13:59 WIB
Ignasius Jonan dan Budi Karya
Perbesar
Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menhub Budi Karya melakukan salam komando (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta -i Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Ignasius Jonan dilantik menjadi Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Jonan kembali masuk ke jajaran kabinet kerja Jokowi setelah terkena reshuffle sebagai Menteri Perhubungan (Menhub) pada 27 Juli lalu. Posisi Jonan digantikan oleh Budi Karya Sumadi.

Dalam pelantikan Jonan sebagai Menteri ESDM ada hal yang menarik saat Jonan bertemu dengan Menhub Budi Karya. Berbeda dengan saat bersalaman dengan menteri lainnya, Ignasius Jonan dan Budi Karya melakukan salam komando.

Keduanya nampak tersenyum menunjukkan keakraban di hadapan khalayak. Hal ini menepis isu tak sedap mengenai hubungan keduannya yang dianggap kurang akrab.

Ignasius Jonan diangkat sebagai Menteri ESDM. Pengangkatannya resmi berlangsung di Istana Kepresidenan pada 14 Oktober 2016.

Lahir di Singapura pada 21 Juni 1963, Ignasius Jonan adalah lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya. Ia kemudian melanjutkan studi ke Fletcher School, Tufts University, Amerika Serikat.

Ignasius Jonan sempat merintis karir di bidang perbankan. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Citigroup dari 1999 hingga 2001.

Kemudian dia memegang jabatan selaku Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (persero) periode 2001-2006. Dia kemudian kembali menjadi Managing Director Citibank pada 2006-2009.

Setelahnya, Jonan menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ia menjabat sebagai Dirut KAI sesuai dengan penugasan pemerintah melalui Kementerian BUMN yang dipimpin Menteri BUMN Sofyan Djalil.

Jonan diangkat pada 25 Februari 2009, dan terpilih kembali pada tahun 2013 oleh Dahlan Iskan.

Ini bukanlah kali pertama Jonan menduduki kursi pemerintahan sebagai menteri. Pria berusia 53 tahun tersebut pernah diangkat sebagai Menteri Perhubungan.

Namun meski hanya menjabat selama 21 bulan, Jonan mampu menorehkan beberapa prestasi di sektor transportasi, terutama untuk industri penerbangan.