Sawit Jadi Komoditas Primadona Indonesia

Oleh Achmad Dwi Afriyadi pada 18 Okt 2015, 11:31 WIB
Diperbarui 18 Okt 2015, 11:31 WIB
20151014- Ilustrasi Kelapa Sawit
Perbesar
Ilustrasi Kelapa Sawit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kelapa sawit masih menjadi komoditas andalan perkebunan Indonesia. Saat ini, luas lahan kelapa sawit di Tanah Air mencapai 10 juta hektare (ha).

"Sawit komoditas perkebunan yang menjadi primadona Indonesia terutama ekspor. Terakhir luas lahan sawit 10,96 juta ha. Ini produksinya 30,95 juta ton. Kira-kira sekitar 1 ha menjadi 3 ton produksi kita," kata Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Dwi Praptomo, di Palembang Sabtu (17/10/2015).

Dia mengatakan luas kebun kelapa sawit saat ini setara 47,14 persen dari total area kebun sebesar 23,25 ha.

Akan tetapi, Dwi mengaku industri kelapa sawit sedang mengalami tekanan. Lantaran, harga kelapa sawit sedang jatuh seiring dengan melemahnya permintaan.

Oleh karena itu, dia bilang saat ini pemerintah menggandeng kerjasama dengan produsen kelapa sawit guna meningkatkan kualitas agar permintaan kembali meningkat. Dampaknya, harga kelapa sawit membaik.

"Beberapa waktu lalu PM Malaysia dan Presiden Jokowi sepakat menjalin kerjasama mempertahankan posisi nantinya beberapa kebanggaan dan aturan yang memperkuat negara produsen seperti mempertahankan harga, pasar, dan sebagainya," tuturnya.

Tak mau rugi, dia mengatakan sedang mengupayakan pemanfaatan limbah-limbah sawit untuk pakan ternak. Dengan begitu mendorong swasembada daging.

"Fluktuasi meminta kita pemerintah untuk membuat solusi antara lain integrasi sawit dan ternak khususnya sapi.  Kita tahu sawit banyak limbah yg belum dimanfaatkan seperti pelepah daunnya," tandas dia. (Amd/Ndw)

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya