Mendag Klaim Harga Bahan Pokok Justru Turun Jelang Lebaran

Oleh Ilyas Istianur Praditya pada 06 Jul 2015, 16:39 WIB
Diperbarui 06 Jul 2015, 16:39 WIB
Kendalikan Harga, Kemendag Gelar Pasar Murah
Perbesar
Mendag, Rachmat Gobel memberikan kata sambutan saat membuka pasar murah di Kemendag, Jakarta, Kamis, (25/6/2015). Pasar murah yang diadakan hingga 10 Juli menyediakan berbagai barang untuk kebutuhan mikro menengah. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan terus melakukan pemantauan terhadap beberapa harga bahan pangan jelang Lebaran 2015 ini. Berdasarkan pantauan kementerian, harga beberapa bahan pokok justru mengalami penurunan.

Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel mengatakan, hasil pemantauan pasar yang dilakukan oleh Kementerian perdagangan menunjukkan bahwa secara rata-rata harga kebutuhan pokok cukup stabil. Bahkan ada beberapa bahan pokok yang justru mengalami penurunan harga.

"‎Kebutuhan pokok di pasar tradisional stabil dan cenderung turun, Jika ada beberapa yang naik itu kisarannya hanya 0,2 persen, seperti gula, tepung terigu, kedelai lokal dan impor serta cabai rawit merah," kata Mendag di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/7/2015).

Adapun beberapa kebutuhan bahan pokok yang mengalami penurunan harga adalah beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, cabai merah keriting, bawang merah dan bawang putih.

"‎Mengenai harga ini yang saya sampaikan secara rata-rata nasional, berbeda dengan pasar di beberapa daerah, jadi jangan disalah artikan," tegas dia.

Mengenai stoknya, Gobel mengaku stok bahan pangan di Indonesia ini mampu mencukupi kebutuhan seluruh warga Indonesia hingga lima bulan ke depan.

Demi mengontrol stok dan harga tersebut pihaknya telah melakukan beberapa kerjasama mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan para pengusaha. "Untuk akses masyarakat berpendapatan rendah dilakukan dengan oprasi pasar maupun pasar murah," ujar Gobel.

Pantauan Liputan6.com di pasar tradisional pun juga mendapatkan hal yang sama.  Harga daging sapi di pasar tradisional selama Ramadan tahun ini cenderung stabil. Namun memang, harga daging sapi telah mengalami kenaikan sebelum awal puasa lalu.

Salah satu pedagangan daging di Pasar Buncit, Jakarta Selatan, Pepen (46) menjelaskan, sebelum puasa atau satu minggu menjelang puasa, harga daging telah mengalami kenaikan kurang lebih Rp 5.000 per kilogram (kg).

"Pas mau puasa kemarin naiknya, tapi kalau sekarang stabil. Kemarin naiknya Rp 5.000 dari Rp 100 ribu per kg jadi Rp 105 ribu per kg," ujarnya.

Meski mengalami kenaikan harga, permintaan akan daging diakui Pepen terus mengalami peningkatan. Terutama untuk kebutuhan rumah makan dan pedagang sayuran. (Yas/Gdn)‎

Video Pilihan Hari Ini

BERANI BERUBAH: Bertani di Atas Masjid