Menteri ESDM Targetkan Premium Dihapuskan dalam 2 Tahun

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 17 Apr 2015, 19:45 WIB
Diperbarui 17 Apr 2015, 19:45 WIB
Menteri ESDM Sudirman Said
Perbesar
Menteri ESDM Sudirman Said

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengharapkan, produk bahan bakar minyak (BBM) baru Pertalite yang akan dipasarkan dapat menghilangkan Premium dalam dua tahun.

Dengan pemasaran Pertalite bisa mengurangi peredaran premium dengan kadar Research Octane Number (RON) secara bertahap. Hal tersebut sesuai dengan rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi.

"Masuk akal karena bertahap RON 88 diganti," kata Sudirman, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/4/2015).

Dari rekomendasi tim yang dikomandoi Faisal Basri terserbut, Pemerintah menargetkan premium akan hilang dari perdaran maksimal dua tahun. Sudirman juga menginginkan Premium dapat hilang lebih cepat dari target pemerintah. "Kami berikan waktu paling lama 2 tahun. Syukur-syukur sebelum dua tahun RON 88 sudah diganti," ungkapnya.

PT Pertamina (Persero) berencana mengeluarkan produk bahan bakar minyak (BBM) baru bernama Pertalite pada Mei 2015. BBM yang beroktan 91-92 ini bakal dijual dengan harga di bawah Pertamax.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, saat ini perseroan tengah melakukan persiapan untuk meluncurkan BBM tersebut.

Dengan merilis Petralite, lanjut Wianda, Pertamina berharap akan menambah jenis BBM yang bisa dijual dengan harga komersil tanpa adanya subsidi dari pemerintah. (Pew/Ahm)