Pemerintah Pilih PLTD Buat Terangi 47 Wilayah Perbatasan

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 15 Des 2014, 17:06 WIB
Diperbarui 15 Des 2014, 17:06 WIB
PLN Tuntaskan Daftar Tunggu
Perbesar
Citizen6, Jambi: Petugas memeriksa mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Desa Koto Lolo. (Pengirim: Agus Trimukti)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) untuk mengejar target penerangan 47 wilayah perbatasan pada 17 Agustus 2015.

Direktur Jenderal Ketenaga Listrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman mengatakan, total PLTD yang digunakan di 47 wilayah berbatasan sebesar 60 Mega Watt (MW).

"PLTD yang digunakan skala kecil. Proyek ini segera dikerjakan dan kami harapkan 2015 sudah menyala," kata Jarman di Jakarta, Senin (15/12/2014).

Meski menggunakan PLTD, menurut Jarman, tidak meningkatkan beban keuangan PLN. Karena penggunaan PLRD hanya sementara untuk menunjang pembangkit energi baru terbarukan yang berpotensi di wilayah tersebut.

"Pulau terluar ada 47 titik perbatasan dan pulau terluar untuk dilistriki. Jadi PLN bisa pakai PLTD syukur-syukur di hybrid dengan EBT, ini segera," jelas dia.

Jarman menambahkan, untuk melancarkan penggunaan PLTD, aturan pelarangan penambahan PLTD akan diubah dan diberi kesempatan untuk penggunaan PLTD berkapasitas kecil di wilayah terpencil.

"Waktu itu hanya surat tidak boleh bangun PLTD. Tapi sekarang boleh supaya cepat," pungkasnya. (Pew/Nrm)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya