Batu Bara RI Justru Jadi Ketahanan Energi di Negara Lain

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 19 Nov 2014, 11:11 WIB
Diperbarui 19 Nov 2014, 11:11 WIB
Batu Bara
Perbesar
(ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Liputan6.com, Jakarta - Batu bara produksi Indonesia menjadi ketahanan energi di negeri orang, sementara ketahanan energi di dalam negeri justru terbengkalai.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan, berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), jutaan batu bara Indonesia diekspor ke luar negeri untuk menopang ketahanan energi di beberapa negara lain.

"Statistik Bappenas menarik, jutaan eskpor, batu bara jadi penopang ketahanan energi negara lain," kata Sudirman, seperti ditulis di Jakarta, Rabu (18/11/2014).

Sementara, Indonesia yang disebut-sebut sebagai eksportir batu bara terbesar di dunia malah ketahanan energinya tak kuat.

Menurut Sudirman, Indonesia harus membenahi tata kelola pemanfaatan sumber daya alam salah satunya energi. Dengan mengubah kebiasaan yang tadinya hanya mencari sumber daya alam, menjadi penyimpan.

"kesibukan bangsa kita kesibukan bangun listrik, tapi tidak tahu bagaimana menyimpan dengan baik. Jadi sudah waktunya kita menyimpan. Ambil yang diperlukan saja," ungkapnya.

Sudirman mengungkapkan, hal tersebut bertujuan agar generasi yang akan datang tidak kekurangan energi. Sehingga tercipta ketahanan energi dalam jangka panjang.

"Energi fosil yang kita konsumsi utang kita pada masa depan. Tindakan kita dampak generasi ke depan tidak terlalu pajang, perlu kesadaran yang masif dalam mengelola energi," pungkasnya. (Pew/Gdn)