Dengan Selembar Naskah, Menhub Jonan Beri Pesan ke Bos Maskapai

Oleh Achmad Dwi Afriyadi pada 13 Nov 2014, 10:13 WIB
Diperbarui 13 Nov 2014, 10:13 WIB
Ignasius Jonan Resmi Terima Jabatan Menhub
Perbesar
Ignasius Jonan saat memberikan sambutan dalam acara Sertijab Menteri Perhubungan, Jakarta, Kamis (30/10/2014). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan membuka rapat umum asosiasi penerbangan yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (INACA) pada hari ini.

Untuk memberikan sambutannya, Jonan memutuskan untuk menyampaikannya dengan singkat. Padahal ia telah dibuatkan semacam naskah panjang oleh pejabat Kementerian Perhubungan. Akhirnya ia hanya mengambil selembar naskah saja.

"Saya dibuatkan naskah pidato oleh Bambang Cahyono Dirjen Perhubungan Udara panjang sekali. Saya ambil yang satu lembar," kata dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Dalam sambutannya di hadapan para pengusaha, mantan Direktur Utama PT KAI ini berpesan, pengusaha mesti kompetitif terlebih dalam menghadapi open sky yang bakal berlangsung sebentar lagi. Ia menambahkan, Kementerian Perhubungan tidak terlibat langsung kemampuan kinerja sebuah maskapai.

"Karena itu bukan fungsinya. Kalau bapak rugi ke saya, kalau untung diam saja," ujar Menhub Ignasius Jonan.

Dia juga meminta kepada pelaku industri penerbangan tak terlalu banyak minta proteksi. Hal tersebut membuat industri penerbangan jadi lemah.

"Kami berharap penerbangan nasional bisa maju, jangan terlalu banyak minta proteksi nanti tidak sehat," tutur Jonan. (Amd/Ahm)