Mentan Sarankan Subsidi Pupuk Dihapus

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 17 Okt 2014, 19:37 WIB
Diperbarui 17 Okt 2014, 19:37 WIB
Menteri Pertanian Suswono
Perbesar
(Foto: Achmad Dwi Afriyadi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertanian Suswono menginginkan, pupuk untuk petani tidak lagi disubsidi bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

Suswono mengatakan, pemerintah harus berani menghapus subsidi pupuk untuk petani Indonesia. Sepanjang tidak memiliki kontrol yang kuat terhadap penyaluran subsidi pupuk. "Harus ada keberanian," kata Suswono di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (17/10/2014),

Suswono mengungkapkan, negara lain di Asia Tenggara sudah tidak menganggarkan subsidi pupuk. Pasalnya jika terjadi perbedaan harga yang jauh antara pupuk non subsidi dan bersubsidi, rentan terjadi penyalah gunaan. Pupuk bersubsidi digunakan oleh pihak yang tidak pantas mendapatkan subsidi.

"Di negara ASEAN tidak ada subsidi pupuk karena jika ada disparitas harga penyelewengan masih tinggi," tutur Suswono.

Namun menurut Suswono, jika subsidi tersebut dicabut, pemerintah harus mengalihkan subsidi ke sektor lain, tapi masih menyangkut dengan kepentingan petani.

"Lebih baik subsidi pupuk dialihkan ke subsidi pertanian yang lain. Begitu cabut bisa lari kemana-mana sebagai kompensasi pupuk tidak disubsidi," pungkas Menteri Pertanian. (Pew/Ahm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya