Sambangi UI Salemba, Menko Perekonomian Nostalgia di Kampus

Oleh Fiki Ariyanti pada 09 Sep 2014, 11:58 WIB
Diperbarui 09 Sep 2014, 11:58 WIB
Chairul Tanjung
Perbesar
Chairul Tanjung (Foto: Liputan6.com/Fiki Ariyanti)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung (CT) memutar memori kenangan saat menyambangi kampus tercinta di Universitas Indonesia (UI) Salemba. Kisah manis semasa kuliah terekam jelas dalam ingatannya.

Dalam launching Pusat Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan (Center for Sustainable Infrastructure Development/CSID) di UI Salemba, Jakarta, CT membagi cerita itu di hadapan Rektor UI Muhammad Anis, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan para peserta diskusi.

Peraih tiga gelar Doktor Honoris Causa ini mengaku dirinya mengenyam bangku kuliah di UI Salemba, Fakultas Kedokteran Gigi pada 1981-1987. CT sangat teringat dengan salah satu tempat makan favoritnya tidak jauh dari kampusnya.

"Dulu ada salah satu tempat makan yang sering saya datangi, yakni warung tegal (warteg) Toyib. Saya hampir selalu makan siang di sana dengan menu nasi setengah, sayur, tempe dan tahu. Tergantung isi kantong. Nostalgia karena kampus ini paling berkesan," kata dia, Selasa (9/9/2014).

UI Salemba yang menjadi almamaternya selalu membawa kesan dan kenangan baik yang tak terlupakan karena sejak zamannya hingga saat ini, kampus tersebut tak pernah berubah.

"Dari zaman saya nggak berubah. Ini tugas pak Rektor dan Fakultas supaya UI bisa transformasi dirinya sendiri bukan saja buat Indonesia. Sebab, alumni Salemba UI banyak yang mengurusi negara, jadi ajak juga untuk mengurusi kampusnya. Inilah yang perlu diperhatikan," ucapnya.

Perguruan tinggi termasuk Universitas Indonesia, CT bilang mempunyai peranan penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul. SDM ini dapat melengkapi target pembangunan infrastruktur yang terus menjadi perhatian dan fokus pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Pemikiran kita soal infrastruktur sangat lemah sekali. Padahal perlu ada keseimbangan antara dunia usaha dan pendidikan karena ini belum terkoordinasi dengan baik. Kita perlu belajar dari China yang punya empat kaki, yakni buruh, petani, perguruan tinggi dan dunia usaha, sehingga stabil," tandasnya. (Fik/Ahm)

 

*Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!

Video Pilihan Hari Ini

BERANI BERUBAH: Bertani di Atas Masjid