Di Negara Ini, Setengah Gaji Penduduk Dipakai Bayar Pajak

Oleh Siska Amelie F Deil pada 13 Agu 2014, 22:31 WIB
Diperbarui 13 Agu 2014, 22:31 WIB
Pajak
Perbesar

Liputan6.com, Ottawa - Selama ini, banyak masyarakat menggunakan lebih banyak penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi kondisi tersebut tampaknya tak akan Anda temukan di Kanada.

Mengutip laman metronews.ca, Rabu (13/8/2014), sebuah studi terbaru menemukan, mayoritas keluarga di Kanada menghabiskan lebih banyak penghasilannya untuk membayar pajak dibandingkan membeli makanan, pakaian dan keperluan hidup sehari-hari lainnya.

Pada 2013, studi yang digelar Fraser Institute menemukan kebanyakan keluarga di Kanada memperoleh penghasilan sebesar US$ 77.381. Uniknya, hampir setengah dari penghasilannya yaitu sebesar US$ 32.369 digunakan untuk membayar pajak.

Hanya 36,1 persen dari pendapatannya yang digunakan untuk memenuhi kebutuhannya termasuk membeli makanan.

Sebagai perbandingan, pada 1961, rata-rata keluarga di Kanada mencetak penghasilan sekitar US$ 5.000. Sebanyak 56,5 persen penghasilannya tersebut dihabiskan untuk membeli makanan, membayar biaya tempat tinggal dan pakaian.

Kala itu, hanya 33,5 persen dari pendapatannya yang digunakan untuk membayar pajak atau sekitar US$ 1.675. Seluruh pajak tersebut dibayarkan pada pemerintah federal, provinsi dan daerah.

Sejumlah pajak yang harus dibayarkan termasuk pajak penghasilan, pajak gaji, pajak kesehatan, pajak penjualan, pajak properti, pajak bahan bakar, pajak kendaraan, pajak impor, alkohol dan tembakau.

Sejak 1961, total tagihan pajak rata-rata keluarga di Kanada telah meningkat sebesar 1.832 persen. Fraser Institute mengungkapkan, dengan lebih banyak uang masuk ke kantong pemerintah, keluarga memiliki lebih sedikit uang untuk kebutuhan pribadi seperti tabungan pendidikan dan pensiun, serta membayar utang. (Sis/Ahm)