Mendag Dapat Tugas Urus Kasus Daging Celeng

Oleh Fiki Ariyanti pada 08 Jul 2014, 20:21 WIB
Diperbarui 08 Jul 2014, 20:21 WIB
Daging Celeng
Perbesar
(Liputan6.com/Yandhi Deslatama)

Liputan6.com, Jakarta- Maraknya peredaran daging celeng di pasar tradisional membuat kekhawatiran dari sejumlah pedagang daging sapi. Pasalnya, pedagang merasa dirugikan dengan ulah oknum nakal tersebut.

Namun saat ditanyakan persoalan ini kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung atau CT, dia justru melempar tanggung jawab ini kepada Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi.

"Itu (daging celeng) sudah dikerjakan sama Pak Lutfi. Kan hari ini beliau ke pasar. Semua sudah dikoordinasikan kok. Hadi langkah-langkahnya tanya beliau," tutur CT saat ditemui usai buka puasa bersama dengan Mendag dan pelaku usaha di Gedung Kemendag, Jakarta, Selasa (8/7/2014) malam ini.

Seperti diketahui, Mendag tadi pagi menggelar sidak ke pasar Klender, Jakarta Timur. Lutfi memastikan bahwa tidak ada pedagang yang menjual daging celeng.

"Pasti ini semua daging sapi kan Pak? Soalnya ada yang bilang banyak daging celeng, jadi bagus kalau di pasar ini daging sapi semua," ujarnya.

Lutfi mengaku, Kemendag dalam hal ini bertindak sebagai pengawas. Pihaknya memiliki investigator yang bertugas mengawasi peredaran barang-barang yang dilarang dijual di pasar.

"Kalau sudah memalsukan barang, bilang daging sapi ternyata daging celeng, itu namanya tindakan kriminal. Investigator akan melapor ke polisi dan menindaknya secara keras sesuai hukum yang berlaku," tutup dia. (Fik/Ndw)