Telat Beri Laporan Keuangan, Otoritas Bursa Suspensi 5 Saham

Oleh Agustina Melani pada 30 Jun 2014, 11:39 WIB
Diperbarui 30 Jun 2014, 11:39 WIB
BEI
Perbesar
(Foto: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham lima emiten. Hal itu lantaran emiten itu terlambat menyampaikan laporan keuangan dan denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan itu.

Bursa telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp 150 juta kepada perusahaan tercatat yang terlambat menyampaikan laporan keuangan dan denda tersebut.

Berdasarkan pemantauan bursa, hingga 29 Juni 2014 terdapat lima perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan per 31 Desember 2013. Demikian mengutip dari situs BEI, Senin (30/6/2014).

Lima emiten itu antara lain PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) belum menyampaikan laporan keuangan auditan 2013 dan pembayaran denda. Suspensi saham BLTA dilakukan di seluruh pasar sejak 25 Januari 2012.

Lalu saham PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (BORN) juga belum menyampaikan laporan keuangan 2013.  PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) juga belum menyampaikan laporan keuangan 2013 dan belum melakukan pembayaran denda. Kedua saham emiten ini aktif di seluruh pasar.

PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TBLA) belum menyampaikan laporan keuangan audit 2013 dan belum melakukan pembayaran denda. Suspensi saham TBLA dilakukan di pasar reguler dan tunai sejak 1 Juli 2013, dan PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) belum melakukan pembayaran denda. Suspensi saham ALTO dilakukan di seluruh pasar sejak 2 Mei 2014.

Dengan mempertimbangkan itu, bursa melakukan penghentian sementara perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai pada 30 Juni 2014 untuk dua emiten yaitu BORN dan BULL. Lalu otoritas bursa juga memperpanjang suspensi perdagangan efek untuk BLTA, TRUB, dan ALTO. (Ahm)