Pamer Potensi Daerah, Kepala Daerah Undang 40 Dubes Asing

Oleh Pebrianto Eko Wicaksono pada 04 Mar 2014, 15:56 WIB
Diperbarui 04 Mar 2014, 15:56 WIB
pameran-kain-140219b.jpg
Perbesar

Liputan6.com, Jakarta Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar pertemuan dengan 40 Duta Besar (Dubes) dari negara sahabat di Indonesia. Pertemuan ini diharapkan bisa menemukan peluang kerjasama ekonomi, sosial dan budaya antara negara bersangkutan dan para anggota Apkasi.

Ketua APKASI Irsan Noor mengatakan, pertemuan kepala daerah dengan 40 Dubes negara sahabat juga diharapkan membuka jaringan kerja yang lebih mendunia. Harapannya, ekonomi daerah dapat terdorong meningkat sehingga mempercepat terciptanya kesajahteraan seluruh masyarakat.

"Selain sebagai ajang silaturahmi anatara para bupati dengan para duta besar negara-negara sahabat kami juga berharap ada saling tukar informasi terhadap peluang dan potensi kerjsaama di berbagai sektor," kata Irsan, di Sekretariat Apkasi, Jakarta, Selasa (4/3/2014).

Pada pertemuan kali ini, 40 Dubes yang hadiri diantaranya berasal dari Afgannistan, Kuba, Fiji, Iran, Kazakstan, Libya, Nigeria, Pakistan, Palestina, Portugal, Serbia, Slovakia, Afrika Selatan, Spanyol, Suriname, Syria, Thailand, Tunisia, Venezuela, Ukraina, Zimbabwe, Polandia, Yunani, Vietnam, Myanmar, dan Sudan.

Pertemuan kali ini juga menjadi pemanasan bagi Apkasi yang akan menggelar ajang Apkasi International Trade and Invesment Summit (AITIS) yang digelar 14 -17 April 2014. Kegiatan ini akan menampilkan potensi daerah dari berbagai sektor untuk menarik investor.

"AITIS sudah menjadi agenda penting tahunan yang menghadirkan delegasi-delegasi dari luar negeri serta pengusaha yang berpotensi dalam mengembakan potensi daerah," ungkapnya.

Menurutnya, dukungan para duta besar ini tentu menjadi pencapaian yang luar biasa bagi Apkasi karena AITIS memiliki peran penting dala pengembangan ekonomi dan bisnis di daerah.

"Dengan hadirnya para duta besar tentu membuka wawasan dan informasi ke dunia luar dan ini akan menjadi kabar baik bagi para investor luar negeri dalam mengembangkan investasi dan bisnisnya," pungkasnya.