Jonatan Christie Hadir Bagai Oase di Dunia Bulu Tangkis Indonesia

Oleh Cahyu pada 30 Agu 2018, 18:25 WIB
Diperbarui 30 Agu 2018, 18:25 WIB
Momen Jonatan Christie Gigit Medali Emas Asian Games
Perbesar
Kemenangan Jojo hadir bagai oase di padang bulu tangkis Indonesia yang sempat mengering di Asian Games selama 12 tahun. (AFP Photo/Sonny Tumbelaka)

Liputan6.com, Jakarta Akhirnya penantian panjang dunia bulu tangkis Indonesia untuk memperoleh kembali medali emas di Asian Games terjawab sudah. Kabar menggembirakan ini dibawa oleh pemain bulu tangkis muda berbakat, Jonatan Christie.

Dirinya berhasil memperoleh medali emas setelah mengalahkan atlet bulu tangkis Chinese Taipei, Chou Tien Chen, dalam laga final tunggal putra yang berlangsung pada Selasa (28/8/2018). Kemenangannya pun hadir bagai oase di padang bulu tangkis Indonesia yang sempat mengering di Asian Games selama 12 tahun.

Indonesia terakhir kali mendapat emas di cabang olahraga bulu tangkis putra pada 2006, saat Taufik Hidayat memenangkan pertandingan di Doha. Sebelumnya, Taufik juga memperoleh emas di Asian Games 2002 di Busan.

Beberapa pebulu tangkis Indonesia lain yang juga meraih emas adalah Hariyanto Arbi (1994), Liem Swie King (1978), Ang Tjin Siang (1966), dan Tan Joe Hok (1962).

Melalui Jojo--panggilan akrab Jonatan--nama Indonesia di dunia bulu tangkis Asia pun kembali harum. Ia mengakui, dirinya memang berusaha tampil semaksimal mungkin dalam pertandingan itu.

"Memang dari kemarin pelatih juga berpesan, kalau ini kesempatan, jarang juga main di indonesia. Jadi, sebisa mungkin dan semaksimal mungkin untuk manfaatkan kesempatan ini," ujar Jojo, seperti dikutip bola.com (29/8/2018).

[Bintang] Jonatan Christie
Perbesar
Jonatan saat bermain bulu tangkis. (Instagram/jonatanchristieofficial)

Perjalanan karir atlet berusia 20 tahun tersebut masih panjang. Kini, Jojo sedang fokus untuk bertanding dan meraih juara di Olimpiade 2020.

"Ini telah berakhir, terima kasih untuk dukungannya. Saya akan naik ke podium sebagai juara. Namun, ketika saya turun saya bukan juara lagi, kami harus berjuang lagi dari awal," ucapnya.

Sebagai informasi, perusahaan jasa aplikasi Grab sebagai sponsor resmi Asian Games 2018 memberi dukungan ke atlet-atlet Indonesia lewat program kampanye #CeritaKemenangan dan #KemenanganItuDekat. Kampanye ini mengajak rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada putra-putri bangsa yang tengah berlaga di ajang terbesar Asia.

#CeritaKemenangan Jojo menjadi bukti betapa kekuatan dukungan dari masyarakat Indonesia bisa memberi semangat kepada atlet hingga meraih kemenangan. Maju terus Jojo dan selalu sukses di setiap langkahmu!

 

 

(Adv)