Ketimbang Jadi PNS, Atlet Peraih Emas Asian Games Tetap Ingin Berjualan Cireng

Oleh Adyaksa Vidi pada 27 Agu 2018, 17:45 WIB
Diperbarui 27 Agu 2018, 17:45 WIB
Perjuangan Atlet Indonesia di Cabor Paralayang
Perbesar
Ilustrasi paralayang di Asian Games 2018. (merdeka.com/ Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Meraih medali emas Asian Games 2018 tak membuat Hening Paradigma menjadi besar kepala. Atlet paralayang ini justru ingin tetap mengembangkan usaha kecilnya yakni berjualan cireng.

Padahal Pemerintah menawarkan pekerjaan sebagai PNS bagi para atlet yang meraih emas Asian Games 2018. Namun tawaran itu tak cukup menggoda bagi Hening yang meraih emas di nomor ketepatan mendarat beregu putra.

Cireng milik Hening sendiri diberi nama Margarasa. Ia memasarkan usahanya masih di daerah Sumedang dan Bandung.

"Saya sudah menjalankan bisnis cireng ini selama dua tahun bersama teman. Saya melihat cireng ini produk yang unik," ujar Hening seperti dilansir Antara.

"Sesuatu yang unik pasti permintaannya tinggi. Kita bisa membuat harganya menjadi mahal," ujar Hening menambahkan.

* Update Terkini Jadwal Asian Games 2018, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Asian Games 2018 dengan lihat di Sini

 

2 dari 3 halaman

Ekspansi

Menpora Tinjau Kesiapan Venue dan Atlet Paralayang Indonesia
Perbesar
Salah satu atlet paralayang nomor cross country unjuk kebolehan saat latihan di kawasan Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (26/7). Selain meninjau kesiapan venue, Menpora juga melihat latihan atlet paralayang Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bahkan Hening berencana untuk mengembangkan usaha cirengnya ke daerah lain. Atlet asal Semarang itu ingin berekspansi ke daerah Bogor.

"Investasi paling besar itu untuk mesin. Kalau bahan baku tersedia banyak di Sumedang," kata Hening.

"Dulu saya sempat berbisnis di valuta asing. Namun sekarang sudah saya tinggalkan dan lagi asyik produksi cireng," katanya menambahkan.

3 dari 3 halaman

Belum Mau Buka Restoran

Tim Paralayang putra Indonesia
Perbesar
Tim Paralayang putra Indonesia di Asian Games 2018. (Bola.com/Dok. INASGOC)

Menariknya, Hening sendiri lebih memilih untuk tetap berjualan kaki lima ketimbang membuka restoran.

"Bukan karena modalnya yang tak ada. Tetapi saya belum punya ilmunya," ujar Hening tersenyum.

Lanjutkan Membaca ↓