Asian Games 2018: Gregoria Ingin Tiru Perjuangan Tim Putra Indonesia

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 23 Agu 2018, 19:30 WIB
Diperbarui 23 Agu 2018, 19:30 WIB
Gregoria Mariska Tunjung Buka Kemenangan atas Jepang

Liputan6.com, Jakarta Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, lolos ke babak selanjutnya di cabang bulutangkis perorangan Asian Games 2018. Gregoria menang telak atas Wei Chi Ng (Makau), dengan skor 21-4, 21-7.

Tiket babak kedua bulutangkis perorangan Asian Games 2018 ini, direbut Gregoria hanya dalam waktu 18 menit. Gregoria belum berhadapan dengan lawan yang satu level dengannya.

Karena itu, pula pertandingan ini dimanfaatkan Gregoria untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.

"Target pribadi maunya sumbang medali. Tapi saya tak mau menjadikan ini beban, jadikan motivasi saja. Apalagi besok saya bertemu Sindhu (India), sudah beberapa kali saya kalah dari dia. Maunya sih buat kejutan, cuma step by step saja," jawab Gregoria ketika ditanya soal target.

Gregoria punya catatan cemerlang dalam pertandingan beregu. Pada ajang Piala Uber 2018 dan nomor beregu Asian Games 2018, ia tak terkalahkan dan selalu berhasil menyumbang angka kemenangan. Namun penampilannya belum menggembirakan di pertandingan perorangan.

"Kalau di beregu mungkin saya merasa ada tim saya di belakang, seperti ada yang merangkul. Mungkin kalau di perorangan masih kurang beruntung," jawabnya.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

2 dari 3 halaman

Semangat Juang

Gregoria Mariska Tunjung Buka Kemenangan atas Jepang
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung merayakan poin saat melawan pemain Jepang, Akana Yamaguchi pada semifinal Bulutangkis Beregu Putri Asian Games 2018 di Jakarta, Selasa (21/8). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Ia juga ingin mencontoh semangat juang tim putra Indonesia di laga final melawan Tiongkok.

"Pastinya saya bangga sekali sama mereka, kalahnya terhormat bukan yang jauh angkanya. Harus dicontoh juga semangatnya. Solidnya juga, mereka saling dukung satu sama lain," kata pemain jebolan Mutiara Cardinal Bandung ini.

3 dari 3 halaman

Persiapan Khusus

Jelang Asian Games 2018, Gregoria mendapat program ekstra berupa latihan fisik. Ketahanan fisik di lapangan memang selama ini menjadi PR bagi pemain berusia 19 tahun ini.

"Jelang Asian Games ini memang ada persiapan lebih, khususnya dari segi fisik. Soalnya biasanya kalau tanding sampai game ketiga, fisik saya menurun. Tapi kemarin di pertandingan beregu, fisik saya cukup lumayan, ada peningkatan," jawan Gregoria.

Lanjutkan Membaca ↓