Tim Dokter Mabes Polri Cek Kembali Kesehatan Atlet Potensial Asian Games

Oleh Ario Yosia pada 06 Agu 2018, 15:00 WIB
Diperbarui 06 Agu 2018, 15:00 WIB
Pengukuhan Kontingen Indonesia

Jakarta Chef de Mission Kontingen Indonesia, Komjen Pol Syafruddin, ingin memastikan seluruh atlet potensial di Asian Games tidak terganggu kesehatannya jelang perhelatan dibuka 18 Agustus nanti. Oleh karena itu, dia menginstruksikan Tim Dokter Mabes Polri untuk mengecek kembali kondisi atlet potensial Indonesia yang berpeluang mendapatkan medali di Asian Games 2018.

Pengecekan kesehatan akan lebih diprioritaskan terhadap atlet-atlet dari 17 cabang olahraga yang berpeluang meraih medali pada di Asian Games 2018, pesta olahraga empat tahunan negara Asia.  

"Ya, Tim Dokter Mabes Polri akan diturunkan untuk mengecek kondisi atlet-atlet yang berpeluang meraih medali dari 17 cabang olahraga yang diunggulkan. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan mereka siap tampil menghadapi persaingan yang sangat ketat," kata Syafruddin dalam acara pengukuhan kontingen Indonesia di Istora Senayan Jakarta, Minggu (5/8/2018). 

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokes) Mabes Polri, Brigjen Pol Arthur Tampi, yang mendampingi Wakapolri Syafruddin mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan manajer dan pelatih yang menangani atlet Indonesia.

"Kami akan menurunkan dokter dan psikolog yang ada di Mabes Polri. Kita juga akan melakukan koordinasi dengan manajer maupun pelatih atlet," katanya. 

2 dari 2 halaman

  Jaga Kondisi

Pengukuhan Kontingen Indonesia
Pelari Indonesia, Lalu Zohri, usai mencium bendera saat acara pengukuhan kontingen Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (5/8/2018). Pada Asian Games XVIII, Indonesia menurunkan 938 atlet. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Dalam kesempatan itu, Syafruddin meminta kepada seluruh atlet yang tergabung dalam kontingen Indonesia menjaga kondisi fisiknya. 

"Saya minta seluruh atlet Indonesia menjaga kondisi fisik menjelang pertandingan. Fokus dan berjuanglah semaksimal mungkin untuk meraih medali emas," tegasnya. 

Momentum pengukuhan kontingen Indonesia memiliki makna penting. Sebab, mereka yang tergabung dalam kontingen Merah Putih disematkan tugas untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa di mata dunia. 

"Kepentingan bangsa adalah segalanya. Makanya, kami siap bekerja keras mengalahkan diri sendiri dan lawan demi meraih kemenangan. Atas nama bangsa kami mohon doa restu," kata Syafruddin.

Kontingen Indonesia yang akan tampil di 40 cabang olahraga Asian Games 2018 berkekuatan 938 atlet dan 363 official

Lanjutkan Membaca ↓