Dukung Asian Games 2018, Kemenhub Siapkan Ratusan Bus Pariwisata

Oleh Liputan6.com pada 15 Mei 2018, 21:50 WIB
Diperbarui 18 Jul 2018, 14:20 WIB
Logo resmi Asian Games 2018

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan menyiapkan 250 bus pariwisata premium untuk mendukung Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, serta di sejumlah lokasi di Jawa Barat pada 18 Agustus - 2 September.

"Kami akan menyiapkan prasarana itu termasuk para pengemudinya. Kami akan menyerahkan kepada Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) agar para pengemudi itu mendapatkan pelatihan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiadi, Selasa (15/5/2018).

Budi mengatakan sebanyak 170 bus akan beroperasi di Jakarta. Kemudian 50 bus beroperasi di Palembang, dan 30 bus di Jawa Barat.

Kementerian Perhubungan juga akan melakukan manajemen transportasi berupa rekayasa lalu lintas bekerjasama dengan Kepolisian. Ini dilakukan terutama di Jakarta agar memenuhi tuntutan waktu 34 menit dari wisma atlet Kemayoran menuju arena pertandingan di Gelora Bung Karno, Senayan.

"Kami akan memberlakukan aturan ganjil-genap di sejumlah ruas jalan yang akan dilewati para peserta dan ofisial Asian Games 2018. Kami juga akan membatasi angkutan barang dengan sumbu tiga ke atas," kata Budi, seperti dilansir Antara.

2 of 3

Regulasi

[Bintang] Parade Asian Games 2018
(Adrian Putra/Bintang.com)

Namun, Kemenhub, lanjut Budi, akan menyusun regulasi sebelum melakukan sosialisasi dan penerapan aturan pembatasan kendaraan, baik aturan ganjil-genap maupun aturan kendaraan barang.

"Pembuatan regulasi itu sekitar 20 hari jika kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM. Setelah sosialisasi aturan itu, kami akan menghitung lagi apakah waktu yang diminta 34 menit itu sudah terpenuhi atau belum," kata dia.

3 of 3

Keamanan Pribadi

Gatot Dewa Broto
Sekretaris Kemenpora, Gatot Dewa Broto, saat berada di Gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (9/1/2018). Selain menjabat sesmenpora, pria asal Yogyakarta ini juga merupakan vice president II pada Asian Games 2018. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto yang juga menjabat penanggung jawab keuangan Inasgoc mengatakan siapa pun yang terlibat dalam penyelenggaraan Asian Games akan dipastikan keamanan pribadinya.

"Kami akan memastikan tidak ada penumpang gelap dalam Asian Games. Perjalanan atlet dan ofisial dari wisma atlet Kemayoran hingga Gelora Bung Karno bisa sampai 40-50 kali dalam sehari," kata Gatot.

Lanjutkan Membaca ↓