Banjir dan Kriminal di Palembang Terpantau dari Ruang Lawang Jabo

Oleh Nefri Inge pada 19 Des 2017, 14:01 WIB
Diperbarui 19 Des 2017, 14:01 WIB
CCTV Khusus Pantau Banjir dan Aksi Kriminal di Palembang
Perbesar
Wali Kota Palembang Harnojoyo saat memantau Command Center Lawang Jabo di Lantai 3 Kantor Pemkot Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)

Liputan6.com, Palembang - Untuk mewujudkan program Smart City, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menghadirkan fasilitas pemantau, yaitu pemasangan kamera CCTV di beberapa sudut kota Palembang.

Ruang pemantau ini dinamai Command Center Lawang Jabo ini berada di Lantai 3 Kantor Pemkot Palembang.

Lawang Jabo yang berarti pintu terluar merupakan program yang diusung oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang.

Wali Kota Palembang Harnojoyo, mengatakan akan lebih mengoptimalkan penyerapan aspirasi dan pelayanan ke masyarakat.

“Akan mempermudah dan mempercepat respon ditengah masyarakat, jadi bisa kita tindaklanjuti langsung,” ujarnya kepada Liputan6.com, seusai memantau persiapan Command Center Lawang Jabo, Senin (18/12/2017).

Kamera CCTV yang terkoneksi dengan Command Center Lawang Jabo, akan lebih mudah memantau lokasi terjadinya genangan air, banjir , tumpukan sampah, hingga tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.

Pemkot Palembang akan mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) Palembang untuk turut serta menjadi operatornya. Para operator akan bersiaga di ruangan CCTV ini selama 24 jam.

“Ini bisa direkam, jadi lebih mudah dipantau. Konsep Smart City bisa berjalan lebih baik lagi. Terlebih bisa memantau bagaimana pelayanan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Palembang di lapangan,” ungkapnya.

Fasilitas kamera CCTV baru dipasang di enam titik pusat Kota Palembang, yaitu di Plasa BKB Palembang, Simpang Lima DPRD Sumsel, Jalan Kapten A Rivai Palembang.

Lalu di Simpang Empat Lampu Merah RS Charitas Palembang, Masjid Agung dan Pasar Tradisional 16 Ilir Palembang. Bahkan, kemacetan di atas Jembatan Ampera pun bisa langsung dipantau.

"Jika ada peristiwa yang terjadi di Plasa Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, akan disorot secara langsung. Seperti banyaknya pengamen yang meresahkan pengunjung," ungkapnya.

Pemkot Palembang akan meresmikan ruang pemantau CCTV Kota Palembang ini pada hari Jumat, 22 Desember 2017.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini :

https://www.vidio.com/watch/1217969-ruang-cctv-pantau-kota-palembang

Pantau Melalui Ponsel

CCTV Khusus Pantau Banjir dan Aksi Kriminal di Palembang
Perbesar
Command Center Lawang Jabo menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan Pemkot Palembang jelang Asian Games 2018 (Liputan6.com / Nefri Inge)

Ide awal ruangan CCTV ini muncul saat Wali Kota Palembang berkunjung ke Kota Makassar, pada bulan Agustus 2017.

Di sana sudah ada fasilitas pemantau kota dengan peralatan pendukung yang lengkap. Harnojoyo langsung berinisiatif untuk menghadirkan fasilitas yang sama, agar pengawasan di Kota Palembang lebih diperketat.

"Saya minta yang merancang ruangan CCTV di Makassar diundang ke Palembang. Agar konsepnya sama, mengarah ke pelayanan terbaik ke masyarakat," ucapnya.

Harnojoyo juga akan ikut memantau melalui ponsel yang terkoneksi dengan fasilitas Command Center Lawang Jabo. "Nanti di ruangan ini akan disterilkan. Tidak boleh sembarangan orang yang masuk ke sini," katanya.

Command Center Lawang Jabo dipersiapkan untuk menghadapi Asian Games 2018 di Kota Palembang.

Peralatan yang digunakan dirancang dengan teknologi canggih, sehingga bisa dioperasikan dalam jangka panjang.

"Persiapan Asian Games 2018 menjadi prioritas kami. Tapi nanti akan kita tambah kamera CCTV di berbagai sudut kota," katanya.

Mereka juga akan berkoordinasi dengan Polresta Palembang. Dimana, untuk memperketat pengamanan dan langsung merespon jika ada tindak kejahatan yang terekam CCTV.

Di tiap pos polisi, lanjut Harnojoyo, akan dipasang kamera CCTV berkualitas tinggi di tahun depan secara berkala.

Ada sekitar 500 unit pos polisi yang tersebar di berbagai kelurahan di Kota Palembang.

Lanjutkan Membaca ↓