Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Tak Tertarik Wirausaha, Robert Alberts Fokus Bekerja untuk Persib

Oleh Huyogo Simbolon pada 16 Sep 2020, 22:44 WIB

Liputan6.com, Bandung Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengungkapkan dirinya belum tertarik terjun ke dunia usaha. Walau sebagian anak buahnya di tim berjuluk Maung Bandung memiliki usaha sampingan di luar sepak bola. 

"Saya tidak ada niatan untuk berbisnis saat ini, hanya fokus terhadap sepak bola saja. Karena penting untuk fokus terhadap sepak bola dan fokus terhadap hasil pertandingan," ujar pria 65 tahun itu, Rabu (15/9/2020).

Advertisement

Seperti diketahui, dunia usaha sudah menjadi hal jamak di kalangan pesepak bola dunia. Salah satu contoh pesepak bola dengan bisnis yang cukup sukses tentu saja Cristiano Ronaldo. CR7, julukan Ronaldo, bahkan memiliki bisnis yang cukup banyak. Salah satunya di sektor properti, khususnya hotel.

Di Indonesia, hal yang sama juga terjadi. Beberapa pemain sepak bola mengembangkan sayap bisnis mereka di bidang fesyen, kuliner, hingga properti kontrakan rumah.

Robert malah mengapresiasi pemain yang terjun ke dunia usaha selagi bisa memanfaatkan waktu luangnya. Sedangkan, ia mengaku harus bekerja penuh sebagai seorang pelatih.

"Jika sudah mulai terjun untuk membuka bisnis, sebagai pelatih tidak ada waktu. Kalau pemain berbeda, mereka hanya datang untuk berlatih. Pemain ada banyak waktu luang selain untuk mempersiapkan diri untuk berlatih dan tidak perlu memikirkan hal lain jadi untuk berbisnis itu positif untuk karir setelah menjadi pesepakbola," ungkapnya.

"Sedangkan untuk pelatih, waktu 24 jam dihabiskan dengan tugas sebagai pelatih di kepala jadi tak ada waktu untuk hal lain," ujar Robert menambahkan.

2 dari 3 halaman

Belum Tertarik Bikin Akademi

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts menilai pemainnya menjalankan tugas saat libur Lebaran. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Jika memang waktu seorang pelatih cukup sibuk sehingga tak punya waktu untuk berbisnis, bagaimana untuk membentuk klub sepak bola atau akademi? Robert memiliki jawabannya sendiri.

"Tidak juga. Pekerjaan saya hanya berkonsentrasi penuh untuk Persib Bandung untuk mengantarkan hasil terbaik. Saya tidak bisa memikirkan hal lain, karena saya berkonsentrasi penuh untuk Persib untuk menjadi juara," kata mantan pelatih PSM Makassar itu.

Robert bahkan berharap dapat memberikan gelar lebih banyak selama ia melatih tim Maung Bandung.

"Dan bukan hanya satu kali menjadi juara tapi menjadi tim yang secara konstan terus menjadi tim yang jadi kandidat juara," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini

Berita Terkait