5 Negara Ini Jadi Tempat Favorit Hacker Melakukan Serangan

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 16 Mei 2017, 07:00 WIB
Berapa Uang yang Dihasilkan Pasukan Hacker Korea Utara?

Liputan6.com, Jakarta - Serangan siber jadi berita besar sepanjang akhir pekan lalu. Setelah pesan scam yang mengirimkan tautan Google Docs ke pengguna Gmail, terbaru ada ransomware WannaCry yang menyebar ke 150 negara dan menginfeksi lebih dari 200 ribu komputer di dunia.

Hingga kini belum diketahui siapa pelaku dan dari mana kejahatan siber ini berasal. Namun perusahaan keamanan Amerika Serikat Symantec pada April 2017 merilis laporan yang memuat negara-negara sumber serangan siber di dunia.

Negara mana saja yang menjadi lokasi asal serangan siber terbanyak? Mengutip laman Business Insider, Senin (15/5/2017), berikut ini paparannya.

5. Jerman

Jerman menempati urutan kelima sebagai negara asal serangan siber versi Symantec. Menurut daftar, pada 2015 lalu Jerman berada di posisi ke-8 sebagai negara asal serangan siber.

Symantec menemukan, Jerman bertanggung jawab atas 3,35 persen serangan siber di dunia yang terdeteksi sepanjang 2016.

4. India

Dibandingkan 2015, peringkat India sebagai negara asal serangan siber menurun. Tahun lalu, India menempati urutan ketiga sebagai negara asal serangan siber dan tahun ini berada di urutan keempat.

5,11 persen serangan siber di seluruh dunia berasal dari India,. Pada Februari 2016, sistem ATM Hitachi di India pun sempat jadi sasaran kejahatan siber selama dua bulan.

 

1 of 2

Brasil Hingga AS

3. Brasil

Menurut Symantec, serangan siber yang berasal dari Brasil meningkat tajam dibandingkan 2015. Pada 2015, Brasil menempati urutan ke-10 sebagai negara asal serangan siber. Kini, 5,84 persen serangan siber yang terjadi di dunia diperkirakan berasal dari Brasil yang ada di posisi ketiga.

2. Tiongkok

Tahukah kamu, meski pemerintah Tiongkok membatasi akses laman internet di negaranya, kejahatan siber cukup banyak berasal dari negara ini.

Symantec menemukan, setidaknya 9,63 persen dari serangan siber di dunia dilakukan di Tiongkok. Bahkan, tahun lalu Tiongkok menempati urutan pertama sumber kejahatan siber.

Pada Juli 2016, CNBC melaporkan malware yang berasal dari Tiongkok telah menginfeksi lebih dari 10 juta perangkat Android di seluruh dunia.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat menjadi negara utama asal serangan siber yang terjadi di seluruh dunia. Symantec menemukan, setidaknya 23,96 persen serangan siber di dunia diprediksi berasal dari Amerika Serikat.

Pada 2015, 18,89 persen serangan siber berasal dari Amerika Serikat dan negara ini menempati posisi kedua sebagai tempat asal serangan siber.

Tak hanya lima negara di atas, Symantec juga menyebut ada sejumlah negara lain yang menjadi sumber serangan siber, di antaranya adalah Vietnam, Jepang, Prancis, Inggris, dan Rusia.

(Tin/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓