Informasi Pasangan
Calon GubernurAnies Baswedan
Calon Wakil GubernurSandiaga Uno
Partai PendukungPartai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera
Deklarasi23 September 2016
Nomor Urut3
Visi
PertamaJakarta kota maju dan beradab dengan seluruh warga merasakan keadilan dan kesejahteraan.
Misi
PertamaMembangun manusia Jakarta menjadi warga yang berdaya dengan menghadirkan kepemimpinan HUMANIS dan MENGAYOMI, penggerak birokrasi yang efektif, menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga bahan pokok, membangun sektor kesehatan, pendidikan, kebudayaan serta menyelesaikan masalah-masalah sosial.
KeduaMembangun lingkungan kota Jakarta secara berkelanjutan dengan perencanaan yang memperhatikan daya dukung lingkungan dan sosial.
KetigaMembangun kesejahteraan dengan menciptakan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, dan penanggulangan masalah mobilitas warga kota.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno merupakan pasangan calon Kepala Daerah DKI Jakarta 2017-2022. Keduanya diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Keduanya akan bersaing dengan pasangan calon nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat dan pasangan nomor urut satu, Agus Yudhoyono - Sylviana Murni.

Makna Nomor Tiga Bagi Sandiaga Uno

Ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) DKI telah mendapatkan nomor urut masing-masing. Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapat nomor urut 3 dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Meski mendapat nomor bontot peserta Pilkada DKI 2017, pasangan calon besutan Partai Gerindra dan PKS ini mengaku nomor tersebut bermakna dalam bagi masa depan Jakarta.

"Maknanya mendalam nomor 3, bermakna 3 detik pada tanggal pemilihan nanti untuk masa depan Jakarta," ucap Sandiaga

Janji Usai Ditetapkan Sebagai Pasangan Calon

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan tiga pasangan calon untuk mengikuti Pilkada DKI Jakarta 2017, salah satunya pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Usai ditetapkan mengikuti Pilkada DKI, Anies Baswedan mengimbau kepada seluruh pendukungnya menjaga etika, khususnya jika sudah masuk masa kampanye.

"Selama proses ini kita jaga etika, sampai Februari 2017. Demokrasi selama kampanye pun relawan adalah teman demokrasi," kata Anies di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (24/10/2016).

Anies berjanji setelah ditetapkan menjadi calon gubernur hari ini, tidak akan ada jarak dirinya dengan warga Jakarta, meskipun kini mendapat pengawalan dari kepolisian yang disediakan KPU.

"Kami ingin ada ruang, keleluasaan bagi masyarakat Jakarta," ujar Anies.

Salam Bersama Jadi Logo Kampanye

 

Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno meluncurkan logo baru untuk alat kampanye mereka. Setelah beberapa waktu lalu memperkenalkan "Salam Winner", kini mereka berganti dengan model "Salam Bersama".

"Kita ingin membuat simbol sebuah gerakan dan lambang salam ini sebagai salam kebangsaan. Karena salam ini terinspirasi maklumat Bung Karno pada 31 Agustus 1945," kata Anies

Mantan Pimpinan KPK Jadi Juru Bicara Anies - Sandiaga

Tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menunjuk mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai juru bicara kampanye. Mantan pimpinan KPK itu adalah Bambang Widjajanto, Chandra Hamzah, dan Adnan Pandu Praja.

"Itu benar, Pak BW, Pak Chandra, dan Pak Pandu bersedia buat jadi juru bicara," ucap Taufik

Gandeng Olla Ramlan dan Glenn Fredly jadi Jurkam

 

Pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mulai mempersiapkan diri menyambut masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Mereka menyiapkan sejumlah nama untuk menggaet massa pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Selain sederet mantan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti Bambang Widjajanto, Chandra Hamzah, dan Adnan Pandu Praja, calon yang diusung koalisi PKS dan Partai Gerindra itu juga menggandeng artis Olla Ramlan dan musikus Glenn Fredly.

 

 

 

Galang Gerakan Lima Puluh Ribu

Ketua Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, mengatakan akan menginisiasi gerakan yang melibatkan masyarakat untuk mengampanyekan pasangan bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Mardani menyebutkan, pihaknya akan menerapkan Gerakan Lima Puluh Ribu (Geribu). Dia berharap, dengan adanya gerakan tersebut akan ada partisipasi masyarakat Ibu Kota di dalamnya.

"Kita berharap ada public engagement dan public funding, karena Mas Anies mengingatkan ini bukan kampanye, ini gerakan kampanye. Kita mengajak semua warga Jakarta aktif untuk bersama kita membangun gerakan agar Jakarta menjadi lebih baik," kata Mardani