5 Fakta Film Split Ini Bakal Membuatmu Bergidik

Oleh Ratnaning Asih pada 18 Feb 2017, 13:12 WIB

Liputan6.com, Jakarta Film Split yang sepanjang Januari kemarin merajai box office Amerika, akhirnya diputar di Indonesia. Kritikus menyebut-nyebut film ini merupakan kebangkitan kembali karier sang sutradara, M Night Shyamalan, yang beberapa waktu belakangan membuat film yang dicap gagal.

Split menampilkan James McAvoy sebagai tokoh utamanya. Dalam film ini, McAvoy berperan sebagai seorang penderita Dissociative Identity Disorder, atau kepribadian ganda.

Cuplikan film Split (IMDb)

Tak tanggung-tanggung, tokoh yang diperankan James McAvoy ini diceritakan memiliki 23 kepribadian. Beberapa kepribadian antagonis berkomplot untuk menculik tiga orang gadis remaja, yang berjuang keras untuk menyelamatkan dirinya.

Split mungkin dengan mudah membuat penonton ngeri saat menyaksikan film thriller psikologis ini di dalam bioskop. namun tahukah Anda, ada sejumlah fakta di balik pembuatan film Split yang juga mungkin akan membuat Anda bergidik. Apa saja itu? Liputan6.com merangkumnya untuk Anda

 

1 of 6

Terinspirasi Kisah Nyata Billy Milligan

Tak hanya sebagai sutradara, M. Night Shyamalan juga bertindak sebagai penulis naskah Split. Ia mengaku telah lama memikirkan Kevin, karakter yang dimainkan oleh James McAvoy di film ini.

Dalam sebuah wawancara dengan Strait Times, ia mengaku sejak tahun 90-an telah terinspirasi dengan kisah nyata Billy Milligan. Kala itu, ia mendengar bahwa proyek film Billy Milligan tengah dikerjakan oleh James Cameron, yang di kemudian hari melepas proyek ini.

"Aku sangat suka dengan tema ini sejak lama. Aku ingat bahwa James Cameron akan membuat film tentang kepribadian ganda yang diadaptasi dari buku The Minds of Billy Milligan. Dan aku berpikir 'Ya Tuhan, ini akan keren sekali. Aku ingin membuat film itu'," kata Shyamalan.

Billy Milligan  (Sumber: Hollywood Reporter)

Kisah nyata Billy Milligan, terbilang miris. Pria kelahiran tahun 1955 itu kerap merasa "kehilangan waktu", di mana jam dan hari bisa melompat secara tiba-tiba. Ia juga kerap dituduh melakukan berbagai hal yang tak pernah ia lakukan, dan memiliki barang yang tak pernah ia beli. Satu ketika ia ditangkap polisi atas tuduhan pemerkosaan, yang ia sangkal dengan keras.

Dalam sebuah pemeriksaan kejiwaan, ia didiagnosa oleh psikiater mengalami kepribadian ganda. Namun, ada pula yang percaya ia adalah seorang penipu ulung yang pandai berakting. Seperti tokoh Kevin, kepribadian Billy pecah menjadi 24 bagian, termasuk wanita dan anak-anak.

Film biopik Billy Milligan, kabarnya tengah dikerjakan, dengan memasang Leonardo DiCaprio untuk memainkan pria ini.

2 of 6

Tangan Remuk James McAvoy

M Night Shyamalan mengakui bahwa James McAvoy adalah pilihan yang tepat untuk memerankan tokoh utama dalam Split. McAvoy, ia nilai begitu bersungguh-sungguh dalam mengeksekusi setiap adegan yang menjadi tugasnya.

Ada kalanya, James McAvoy merasa kesal bukan kepalang karena merasa performanya kurang maksimal. Salah satunya, kala ia bertransformasi dari satu karakter ke karakter lain.

"Dia kelelahan saat melakukannya pertama kali. Di akhir shot aslinya, ia merasa hal ini begitu menantang," kata Shyamalan.

Saking kesalnya, James McAvoy lantas meninju sebuah pintu di lokasi syuting. Ia mengira pintu itu hanya properti syuting, namun ternyata merupakan pintu besi betulan. "Dia memukulnya dan tangannya retak, tapi kami tak ada yang sadar," tutur Shyamalan.

Cuplikan film Split (IMDb)

Yang makin membuat ngilu, James McAvoy tak langsung pergi ke rumah sakit untuk merawat cederanya tersebut. Ia malah terus melanjutkan syuting. "Aku menunggu sampai tiga hari sebelum pergi ke rumah sakit. Aku enggak tahu kenapa melakukannya. Itu bodoh sekali," kata James McAvoy sambil tertawa.

Shyamalan menambahkan, ada satu adegan dalam film yang memperlihatkan tangan McAvoy yang bengkak. Yaitu, adegan di kereta api, saat ia tengah memakai kacamata.

3 of 6

Vlog para Pengidap Kepribadian Ganda

Untuk mendalami perannya ini, James McAvoy sebenarnya ingin sekali bertemu langsung dengan orang dengan kepribadian ganda. Sayang, ia tak bisa menemukannya.

Untung, ada satu penyelamatnya, yakni YouTube. Ia menemukan banyak pasien kepribadian ganda yang membuat vlog tentang masing-masing kepribadian mereka. "Mereka semua menampilkan hal ini pada dunia: bahwa kami ada. Dan dalam video itu ada harapan, ketakutan, dan juga mimpi," kata James McAvoy.

4 of 6

Akting James McAvoy

Ada satu suara seragam yang bisa disarikan dari berbagai ulasan para kritikus film soal Split. Yakni, performa James McAvoy yang terbilang cemerlang.

James McAvoy sendiri mengaku memang begitu memperhitungkan berbagai aspek saat memerankan masing-masing karakter dalam Split.

Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, James McAvoy menyebut ia sangat berhati-hati dalam memperlihatkan bahasa tubuh masing-masing karakter. Untuk memerankan Patricia, misalnya, ia berusaha untuk tampil sefeminin mungkin.

Cuplikan film Split (IMDb)

"Aku memanjangkan leherku sepanjang mungkin. Menurunkan pundakku agar tak terlihat terlalu maskulin, mengubah otot yang digunakan di tenggorokanku saat bicara, juga mengubah sudut yang dibentuk mulut dan mataku," katanya.

James McAvoy mengaku Hedwig adalah salah satu karakter yang paling berat untuk dilakoni. "Waktu latihan aku tak juga tampil bagus sebagai Hedwig. Sampai akhirnya syuting dimulai, jadi aku berdoa semoga yang ini akhirnya kelihatan bagus," katanya.

5 of 6

Sekuel Split

Fakta yang terakhir ini mungkin akan membuat penggemar film Split gemetar. Bukan karena takut, tapi senang luar biasa. Pasalnya, M Night Shyamalan telah menggoda penggemar dengan kemungkinan adanya sekuel film ini.

"Aku punya outline sepanjang 11 halaman dalam tasku untuk filmku berikutnya. Aku tak bisa mengatakan padamu ini film apa, tapi kalau kamu sudah menonton #Split...," tulis Shyamalan dalam Twitternya beberapa waktu lalu.

Cuplikan film Split (IMDb)

Keputusan membuat sekuel Split tampaknya bukan sesuatu yang aneh. Pasalnya, hingga saat ini Split telah mengumpulkan pendapatan kotor sebesar US$ 115 juta, berkali lipat di atas bujet film yang cuma US$ 9 juta.

Film ini juga merupakan kuda hitam yang berhasil menguasai posisi puncak box office Amerika Serikat sepanjang tiga minggu. Hebatnya, hal ini terjadi saat film blockbuster seperti xXx: Return of Xander Cage tayang di periode yang sama.

Lanjutkan Membaca ↓