Yuk, Nostalgia di Konser Koes Plus

Oleh Aditia Saputra pada 19 Nov 2016, 15:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta Siapa tak kenal dengan Koes Plus. Band legendaris Indonesia ini akan menggelar konser bertajuk 'Andaikan Koes Plus Datang Kembali' yang digelar pada 9 Desember 2016 mendatang di Balai Sarbini, Jakarta.

Koes Plus (Galih W. Satria/bintang.com)

"Sudah lama memang mau membuat konser Koes Plus, tapi waktu dulu Om Yon masih sakit. Setelah ada lampu hijau, akhirnya kesampaian membuat acara di Jakarta," ujar CEO JR Production, Ari saat jumpa pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta, belum lama ini

Namun dalam konser ini, personel Koes Plus lainnya, Yok Koeswoyo tidak akan ikut tampil di atas panggung. Namun, hal tersebut tidak mengurangi gairah konser para anggota Koes Plus.

"Saya kalau tidak menyanyi malah lemes di rumah. Setelah sakit saya mulai bernyanyi satu dua lagu, mencoba bernyanyi sambil bawa gitar kuat atau enggak selama tiga bulan terakhir," ujar Yon Koeswoyo.

"Tuhan masih memberi petunjuk tetap hidup, untuk dapat menghibur masyarakat Indonesia. Ini show pertama di muka umum setelah sakit, mudah-mudahan mendapat sambutan yang bagus," sambung dia.

Dalam konser tersebut Koes Plus akan membawakan lebih dari 15 lagu hits di antaranya "Andaikan Kau Datang Kembali", "Bis Sekolah", "Buat Apa Susah" dan "Why Do You Love Me?".

Lagu-lagu tersebut akan dibawakan dengan aransemen asli. "Yang saya amati orang-orang ingin yang orisinil, karena aransemen lagu yang sudah melekat di hati mereka," kata Yon.

Selain penampilan Koes Plus, konser tersebut juga akan menampilkan The Rain yang akan menyanyikan beberapa lagu Koes Plus sebagai pembuka konser.

"Koes Plus, menurut The Rain adalah grup band paling konsisten sepanjang masa. Bermain dengan the legend Koes Plus adalah salah satu impian terbesar The Rain," ujar Ipul Bahri bassist The Rain.

Koes Plus (Galih W. Satria/bintang.com)

Rencananya, jika nantinya sukses, konser ini akan digelar di beberapa kota di Indonesia. "Ini sebagai awal, selanjutnya ada beberapa kota yang rencananya akan digelar pada Februari hingga Maret," kata Ari sang promotor.