Pria Ini Penjaga Adipati Dolken Tak Boleh Sakit Selama di Hutan

Oleh Firli Athiah Nabila pada 31 Agu 2015, 02:00 WIB
20150828-Adipati Dolken-Jakarta

Liputan6.com, Jakarta Film Jenderal Soedirman sudah bisa dinikmati seluruh masyarakat di bioskop Tanah Air sejak 27 Agustus kemarin. Film yang dibintangi Adipati Dolken ini menceritakan tentang kisah sang pahlawan Jenderal Soedirman dalam bergerilya selama 7 bulan.

Di film garapan Viva Westi ini juga diperlihatkan bagaimana Jenderal Soedirman bertahan hidup selama melakukan gerilya di hutan. Selain Jenderal Soedirman yang diperankan Adipati Dolken, ada sosok lain yang menarik perhatian, yaitu kehadiran pemain Anto Galon sebagai dr. Soewondo.

Salah satu pemain film Jenderal Soedirman, Anto Galon yang berperan sebagai dr. Soewondo. (foto: Liputan6.com/Panji Diksana)

Ternyata dr. Soewondo inilah yang bertugas menjaga Jenderal Soedirman selama melakukan gerilya. "Kenapa ada dr. Soewondo? Karena Soedirman bergerilya dengan tim kecilnya termasuk sang dokter. Tugasnya harus menjaga Soedirman selamat, nggak boleh sakit demi memperjuangkan Indonesia merdeka," jelas Viva Westi di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Viva Westi menjelaskan maksud dari pembuatan film jenderal Soedirman di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta, Selasa (20/1/2015). (Liputan6.com/Panji Diksana)

Anto Galon pun sempat kebingungan saat mendapat peran sebagai dr. Soewondo. Ia mengaku sama sekali tak mengenali sosok dr. Soewondo yang menjadi penjaga Jenderal Soedirman itu hingga memberikan beban untuknya.

"Saya juga baru tahu ada sosok Soewondo, saya nggak tahu itu siapa, saya hanya tahu itu nama rumah sakit di Kendal. Cukup berat memerankannya, saya harus tahu karakternya dulu, tanpa tahu seperti apa beliau saat bergerilya menemani Soedirman," ungkap Anto Galon.

Salah satu pemain film Jenderal Soedirman, Anto Galon yang berperan sebagai dr. Soewondo. (foto: Liputan6.com/Panji Diksana)

"Karena belum tahu Soewondo akhirnya saya coba bangun chemistry dengan Adipati Dolken, banyak ngobrol bareng dan banyak baca. Bebannya harus cari cara supaya Soedirman nggak boleh sakit apalagi meninggal saat bergerilya," pungkas Anto Galon.