Nasib Apes Kawanan Begal di Bangkalan Madura

Oleh Musthofa Aldo pada 12 Agu 2017, 22:01 WIB
Begal

Liputan6.com, Bangkalan - Aksi kawanan begal memang tak terduga. Saat itu, korban bernama Rizky pamit pulang pada Rabu malam, 9 Agustus 2017.

Sebelumnya, warga Tambak Sari, Kota Surabaya itu berkunjung ke rumah temannya di Desa Sendeng, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi L 2501 AH, Rizky tak sadar ia dikuntit empat pemuda naik dua sepeda motor sejak keluar dari rumah temannya.

Sampai di lapangan karapan sapi di Desa Sendeng, Rizky baru sadar sedang dalam bahaya. Kawasan lapangan karapan sapi memang dikenal rawan begal karena tak ada rumah apalagi lampu penerangan.

Salah satu sepeda motor begal memepet kendaraan Rizky. Setelah jarak pas, pelaku yang dibonceng menendang motor Rizky, sehingga korban terjatuh.

Seorang begal kemudian turun dengan pisau di tangan, menodong Rizky. Korban melawan dengan menepis pisau tapi tak berdaya. kemudian pelaku lain turun dan mengambil alih sepeda motor Rizky. Namun, apes, dari arah lain melintas mobil polisi dan memergoki pembegalan tersebut.

Polisi langsung menangkap seorang begal, sedangkan tiga rekannya berhasil kabur.

"Pelaku yang ditangkap bernama Djoko Purnomo, warga Dusun Batu Karang, Desa Sanggra Agung," ucap Kepala Polres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha, Jumat, 11 Agustus 2017.

Sementara, tiga begal yang kabur dan telah dimasukkan daftar pencarian orang (DPO). Mereka masing-masing Sipul (31) warga Sanggra Agung, Aan, warga Desa Parseh, dan Romi, juga warga Desa Parseh.

Ironisnya, dua begal bernama Aan dan Romi masih berusia belasan tahun, masing-masing 17 dan 18 tahun. "Mereka sedang kami cari," Kapolres Bangkalan memungkasi.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Tag Terkait