Teriakan Panik Pedagang Pasar Induk Brebes Saat Subuh

Oleh Fajar Eko Nugroho pada 18 Mei 2017, 19:01 WIB
Kecelakaan truk

Liputan6.com, Brebes - Azan subuh belum lama berkumandang, namun suasana Pasar Induk Brebes, Jawa Tengah, yang berada jalur pantura di Jalan Jenderal Soedirman, sudah ramai. Namun, keramaian itu mendadak berubah mencekam disertai kepanikan.

Ratusan pedagang dan pembeli di Pasar Induk Brebes, mendadak heboh saat satu truk kontainer dari timur (arah Semarang-Jakarta) tiba-tiba menyeruduk pembatas jalan di sebelah kiri. Truk pengangkut peti kemas itu kemudian menabrak gerobak pedagang rokok hingga menubruk beberapa kendaraan dan kerumunan orang di pasar.

Kepanikan kian bertambah setelah lima orang yang menjadi korban serudukan truk kontainer tersebut. Beberapa korban bahkan berteriak minta tolong lantaran kesakitan.

Akibatnya, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian karena terlindas truk kontainer. Dua korban terluka berat dan dua korban lainnya mengalami luka-luka ringan.

"Seluruh korban luka-luka dan meninggal dunia sudah berada di RSUD Brebes," ucap Yana, seorang petugas Satlantas Polres Brebes yang berada di lokasi kejadian, Kamis (18/5/2017).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Liputan6.com, kejadian bermula saat sebuah truk kontainer bernomor polisi B 9353 PI melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur ke barat dengan menabrak trotoar atau pembatas jalan.

Diduga, sang sopir mengantuk sesampainya di lokasi kejadian, sehingga kehilangan kendali kemudian oleng ke kanan. Tak ayal, truk menabrak para pedagang dan pengunjung pedagang pasar di pinggir jalan, dua becak, satu sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi G 6056 IG, satu kendaraan pikap nomor polisi Z 8314 WP, dan kios rokok.

Bahkan, mobil bak terbuka yang ditabrak truk kontainer terpental sekitar 50 meter dengan posisi bak terangkat dan tersangkut badan truk. Kondisi truk pun ringsek di bagian depan, dua becak hancur, sebuah sepeda motor, dan kios rokok juga hancur diseruduk truk kontainer tersebut. 

"Untuk data sementara, kecelakaan maut itu mengakibatkan satu orang
meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua orang luka berat dan dua luka
ringan. Jenazah dan korban luka saat ini dibawa ke RSUD Brebes," ujar dia.

1 of 3

1 Tewas, 4 Terluka

Kecelakaan truk
Truk kontainer menabrak beberapa kendaraan dan kerumunan pedagang di Pasar Induk Brebes, Jateng, sehingga seorang tewas dan empat warga terluka. (Liputan6.com/Fajar Eko Nugroho)

Adapun identitas para korban kecelakaan maut, yakni Fitri Ningsih (45) pedagang sayur warga Jalan Gotong Royong, Desa Wanasari, RT 4 RW 4, Wanasari, Brebes, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan korban lainnya, Dasripah (43) warga Desa Wanasari, RT 5 RW 4, Wanasari, Brebes. Ia mengalami luka berat patah kaki dan tangan serta robek di dahi dan pipi. Sementara, Siti Komariyah (29), warga Desa Siasem Pulo, RT 1 RW 13, Wanasari, Brebes, mengalami luka robek di kepala dan telinga keluar darah.

Korban lainnya, Waryati (40) warga Wanasari, Brebes, mengalami luka lecet di kaki dan memar di kaki. Dan korban selanjutnya, Warniti (60) warga Desa Padasugih, RT 3 RW 4, Brebes, mengalami luka lecet di tangan dan pipi.

Truk kontainer maut itu dikemudikan Heri Haryono (31) dan dengan kernet Ujang Sugianto (37). Keduanya warga Plantaran, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Untuk menghindari amukan warga, sopir dan kernet untuk sementara diamankan di Markas Kodim 0713/Brebes sembari menunggu proses lebih lanjut.

Tabrakan beruntun itu juga membuat kemacetan di jalur pantura Brebes. Kendaraan terlihat mengular hingga 1,5 kilometer di sepanjang jalan Jenderal Soedirman.

Meskipun badan truk tak sampai menutup badan jalan, kemacetan tak dapat dihindarkan. Apalagi, ditambah kerumunan warga yang berduyun-duyun datang ke lokasi kejadian.

Guna mengurai kemacetan, aparat Satlantas Polres Brebes sempat mengalihkan kendaraan besar dari arah timur ke barat masuk ke Tol Brebes Timur (Brexit).

2 of 3

Sopir Mengantuk

Kecelakaan truk
Truk kontainer menabrak beberapa kendaraan dan kerumunan pedagang di Pasar Induk Brebes, Jateng, sehingga seorang tewas dan empat warga terluka. (Liputan6.com/Fajar Eko Nugroho)

Sementara itu, sang sopir truk kontainer maut Heri Hariono mengaku mengantuk saat mengemudikan truk saat melintas di lokasi kejadian.

"Ya, sopirnya kelelahan hingga akhirnya ngantuk, tahunya setelah nabrak pembatas jalan dan langsung nginjak rem," ucap Ujang Sugianto, sang kernet.

Namun karena jarak yang terlalu dekat, imbuh dia, truk oleng ke kanan menabrak mobil pikap, sepeda motor, kios rokok, dan becak.

Sebelumnya, Ujang menuturkan, truk berangkat dari Semarang pada Rabu malam, 17 Mei 2017, dengan tujuan sebuah gudang di Jakarta.

"Saya dari Semarang mau ke Jakarta ngantar barang ke gudang karena mau diekspor. Memang biasanya lewat tol kalau mau ke Jakarta. Tapi, ya namanya musibah seperti ini kebetulan lewat pantura," kata dia.

Usai menabrak beberapa orang dan kendaraan, sang sopir sempat menjadi bulan-bulanan warga karena geram dengan kelalaiannya. Beberapa bogem mentah dari warga mendarat di beberapa bagian tubuh sang sopir.

Namun, sang sopir dan kernet diamankan aparat TNI yang sedang piket dan kebetulan lokasi kejadian tepat di samping Markas Kodim 0713/Brebes.

Lanjutkan Membaca ↓