Jalan-Jalan Senja Bareng Itik di Pantai Mangindara

Oleh Eka Hakim pada 22 Mar 2017, 17:31 WIB

Liputan6.com, Makassar - Ada yang unik di kawasan wisata Pantai Mangindara. Tiap jelang sore, bukan wisatawan yang kerap datang, tapi justru kawanan itik berekreasi di sini.

Kawanan itik milik masyarakat setempat dibiarkan berjalan sepanjang bibir pantai yang tampak kumuh tersebut hanya untuk mencari makan.

"Hampir setiap jelang sore, sudah kebiasaan itik-itik mencari makan di area bibir Pantai Mangindara ini," kata Rahman warga setempat saat ditemui Liputan6.com, Selasa, 21 Maret 2017.

Kawanan itik milik warga diakui Rahman sudah terbiasa mencari makan di sini. Makanan yang mereka cari dari bekas sampah yang terbawa gelombang laut.

"Tidak ada makanan khusus, jadi itik-itik itu dilepas begitu saja mencari makan sendiri. Yah biasanya kawanan itik itu makan sisa-sisa sampah yang terbawa ombak laut," terang Rahman.

Pantai Mangindara yang letaknya tepat di Desa Mangindara Kecamatan Galesong Selatan (Galsel) tersebut merupakan obyek wisata baru yang ada di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Namun sayangnya, kawasan pantainya tidak dipelihara dengan baik. Sampah-sampah tampak terkumpul sepanjang pantai yang letaknya tepat di sekitaran pemukiman warga. Bangunan baruga sebagai pintu masuk pun tampak rusak dan penuh dengan coretan cat semprot oleh tangan-tangan jahil.

Tak hanya itu, warga pun terpaksa memanfaatkan bibir pantai yang ditumbuhi rerumputan sebagai tempat membuang hajat.

"Di sini tak ada jamban, jadi warga ketika membuang air besar itu dibalik semak-semak pohon pandan yang tumbuh disepanjang dibibir pantai," ungkap Rahman.

Meski kondisi pantai yang tidak terawat, masyarakat kota Takalar, kata Rahman, kerap berdatangan hanya untuk menikmati sunset yang tampak jelas dari bibir pantai kawasan wisata ini.

"Pandangan untuk melihat sunset tidak ada yang menghalangi sehingga detik-detik matahari terbenam sangat jelas kelihatan dan dijadikan momen untuk selfi oleh para pengunjung," tutup Rahman.