Sukses

Mutiara Hati: Selamat Jalan Ramadan

Orang-orang bijak sering kali pada awal Ramadan mengucapkan 'marhaban ya Ramadan.'

Liputan6.com, Jakarta - Ada sebuah riwayat menyatakan bahwa setiap matahari terbit ada yang berseru 'aku waktu, aku datang, tetapi sebentar lagi aku pergi dan tidak akan datang lagi.' Ramadan tahun ini pun sebentar lagi akan pergi. Dia tidak akan datang lagi kecuali dalam waktu yang lain.

Karena itu, orang-orang bijak sering kali pada awal Ramadan mengucapkan 'marhaban ya Ramadan.' Tetapi, pada akhir-akhir Ramadan mereka berucap 'muwadda ya Ramadan' atau 'selamat jalan wahai Ramadan.' Berangkatlah, pulanglah, tapi kami selalu mendapatkan ghufron atau pengampunan yang sangat besar.

Kata ghufron seakar dengan kata astaghfirullah yang pada mulanya berarti menutup. Namun, bisa juga dia adalah kain yang digunakan sebagai obat untuk menutup luka. Jadi, ghufron bisa berarti penutupan ilahi atau obat yang menyembuhkan penyakit.

Ketika Anda berucap muwadda ya Ramadan, muwadda alaina bil ghufron, maka kita bermohon semoga luka-luka di hati, penyakit-penyakit dalam hati dapat disembuhkan oleh Ramadan.