Cari Dulu Rumah yang Ideal Sebelum Nambah Keturunan

Oleh Fathia Azkia pada 01 Des 2017, 13:33 WIB
20171017-menata-ruang-keluarga-yang sempit

Liputan6.com, Jakarta Setelah anak pertama tumbuh besar, tak jarang para orangtua memiliki keinginan untuk menambah anak kedua, anak ketiga, bahkan seterusnya. Rencana baik ini sepatutnya dibarengi juga dengan kemampuan orangtua menyediakan ruang privasi bagi anak-anaknya.

Maksudnya di sini adalah anak harus mempunyai kamar sendiri. Akan tetapi luas bangunan rumah yang tidak lagi memadai, di samping biaya renovasi yang ujung-ujungnya memakan dana besar, malah membuat beberapa orangtua akhirnya memutuskan untuk cari rumah baru yang lebih besar.

Simak juga: Ini Daftar Pilihan Hunian dengan Cicilan KPR Rp4 Jutaan

“Walaupun renovasi nambah kamar, tetap saja luasan tanahnya kan kecil jadi tetap kurang mencukupi untuk gerak keluarga di rumah. Saat ini rumah yang saya tempati memiliki luas tanah 72m2 dan luas bangunan 42m2. Sedangkan anak ada tiga, jadi lebih prefer cari rumah baru yang luas tanahnya besar. Sehingga andaikan mau renovasi lagi, tetap akan lebih fleksibel.”

Rumah baru yang akan kami huni beberapa bulan lagi luas tanahnya 128m2 dan luas bangunannya 100m2. Ada tiga kamar, rencananya mau ditambah jadi lima. Jadi semua anak punya area pribadi di rumah. Plus karena masih ada space kosong, saya ingin ada musala di rumah,”  ujar Shinta Yulia, karyawan di salah satu perusahaan swasta, kepada Rumah.com.

Baca juga: Mengubah Area Kosong Jadi Musala di Rumah

1 of 2

Pilihan Rumahnya?

Bagi Anda yang berencana mencari rumah baru untuk keluarga seperti Shinta, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjual terlebih dulu rumah yang saat ini ditempati. Pasalnya, proses menjual rumah bisa memakan waktu hingga satu tahun lamanya.

Agar rumah lekas laku dan menarik perhatian calon pembeli, sebaiknya percantik beberapa area komunal seperti taman, dapur, dan teras. Sekedar informasi, umumnya orang mudah terpikat pada pandangan pertama, misalnya ketika melihat teras dan pekarangan rumah.

Untuk panduan lain seputar tata cara menjual rumah dan strateginya, simak artikelnya di www.rumah.com/panduan-dan-referensi.

Tidak hanya itu, harga jual yang ditawarkan juga bisa jadi faktor penentu. Ada beberapa pertimbangan yang bisa dijadikan patokan, misalnya cek harga tanah di kawasan sekitar. Lakukan pengecekan terhadap Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar rumah.

Namun nilai pada NJOP biasanya hanya untuk menentukan nilai minimum penjualan. Umumnya orang menjual rumah dengan harga 2-3 kali lipat di atas NJOP. Cara cerdas lain dalam mengetahui harga rumah yang wajar adalah dengan menyimak Rumah.com Property Index.

Menggunakan jasa agen properti profesional juga dirasa penting saat akan menjual rumah. Sebab keahlian mereka dalam memasarkan, akan menguntungkan Anda dari segi waktu dan tenaga. Jika tertarik, Anda bisa mencari agen propertinya di halaman Cari Agen.

Setelah rumah sudah mulai dipasarkan, itu artinya Anda harus segera menemukan rumah baru yang pas untuk keluarga. Buka kanal Perumahan Baru di Rumah.com, di sana tertera sejumlah klaster yang menghadirkan rumah seharga mulai Rp750 jutaan dengan spesifikasi tiga kamar tidur.

Cukup untuk Anda yang memiliki dua atau tiga anak, atau jika memungkinkan lakukan renovasi di masa depan. Dari segi fasilitas, beberapa perumahan yang disebut di bawah ini juga punya ruang yang pasti disukai anak-anak seperti taman bermain dan kolam renang.

Pilihannya meliputi Green LeafMartadinata ResidenceCasa Calma ResidenceZhafira Town HouseBlossom 4 ResidenceHeavenly Residence, hingga Trevista Bintaro. Tinggal klik link yang ada pada setiap nama perumahan, dan tentukan rumah baru idaman keluarga.

Syarat uang muka untuk beli rumah masih terlalu tinggi, bikin orang susah punya rumah. Bagaimana pendapat Anda? Suarakan pendapat Anda lewat survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index. Berhadiah total 10 juta untuk 5 pemenang!

Lanjutkan Membaca ↓