Simak Panduan Beli Apartemen Bagi Milenial (Bag 1)

Oleh Fathia Azkia pada 13 Nov 2017, 16:12 WIB
Apartemen Silk Town Tangerang

Liputan6.com, Jakarta Keterbatasan dana menyebabkan sebagian orang akhirnya beralih untuk membeli apartemen ketimbang rumah tapak. Pasalnya, rumah tapak dengan harga Rp300 juta – Rp500 juta saat ini berlokasi cukup jauh dari pusat kota.

Sebagai contoh di Parung Panjang, Bogor. Memang, masih banyak rumah dengan harga di bawah Rp300 juta di sini. Akan tetapi, akses yang minim mau tidak mau akan memaksa Anda untuk menempuh perjalanan sekitar dua jam bahkan lebih untuk mencapai titik aktivitas di Jakarta.

Di satu sisi, beberapa apartemen menawarkan harga yang ramah kantong sekaligus dekat dengan sarana transportasi publik. Tak pelak apartemen dirasa ideal bagi rumah pertama kaum milenial, mempertimbangkan penghasilan per bulan yang tak cukup untuk membeli rumah di atas Rp700 jutaan.

Lihat Lokasinya

Irwandi Febian, seorang profesional muda yang bekerja di industri periklanan di Jakarta mengaku, jarak dan harga serta fasilitas yang ditawarkan sangat diprioritaskan saat dirinya mencari apartemen.

“Jarak yang terlalu jauh jelas memakan energi dan bisa menyebabkan kurang produktif. Saya pribadi cari apartemen di seputaran Ciledug karena tidak terlalu jauh dari kawasan Senayan,” katanya.

Terkait pertimbangan bujet, ia menyebut generasi milenial mampu mencicil hunian sendiri asalkan angsuran per bulan sekitar Rp3 juta hingga Rp4 jutaan per bulan.

Baca juga: Julie Estelle Lirik Apartemen untuk Weekend Gateway

Senada dengan pendapat Irwandi, Property Advisor Synthesis Residence Kemang, Imron Rosyadi, menyarankan generasi milenial untuk memperhatikan lokasi sebagai faktor utama saat mencari apartemen.

“Sebisa mungkin lebih dekat dengan titik aktivitas Anda, sehingga mengefisiensikan waktu dan biaya. Kedua, ketahui bakal ada fasilitas apa saja. Misalnya kolam renang, trek lari, fitness center,pusat perbelanjaan, atau taman bermain,” ia memaparkan kepada Rumah.com.

Uang Muka Bisa Dicicil

Guna meringankan beban finansial, sambung Imron, generasi milenial sebaiknya mencari apartemen yang menawarkan fasilitas cicilan uang muka. Entah itu cicilan selama satu tahun bahkan dua tahun.

“Lebih bagus lagi kalau bisa manfaatkan program cicil DP plus cuti bayar. Maksudnya setelah menyelesaikan pembayaran uang muka, konsumen tidak langsung mengangsur KPA-nya, tapi istirahat dulu sampai proyek apartemennya nyaris rampung,”

“Ini bisa jadi taktik yang bagus juga untuk menghindari risiko proyek gagal bangun. Saya rasa generasi milenial pasti lebih cerdas dalam urusan mengatur strategi,” imbuhnya.

Simak juga: Apartemen Rp350 Juta Pilihan Peserta BPJS

Angsur dengan KPA

Lantaran membeli dengan cara tunai tidak memungkinkan, maka fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen atau KPA jadi solusi tepat bagi generasi milenial. Secara umum, berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi ketika ingin mengajukan KPA.

– Fotokopi KTP suami atau istri (apabila sudah menikah)

– Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan surat nikah

– Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

– Pas foto suami atau istri ukuran 3cm x 4cm.

– Copy SK terakhir atau Surat Keterangan Kerja Asli

– Copy buku tabungan atau rekening korang tiga bulan terakhir

– Slip gaji (asli, dengan stempel kantor atau perusahaan)

– Surat keterangan penghasilan

Ingin tahu langkah apa lagi yang harus dilakukan generasi milenial saat ingin membeli apartemen? Baca selengkapnya di Panduan A-Z Beli Apartemen Bagi Milenial (Bag 2).