3 Prinsip Utama untuk Siasati Ruang Sempit

Oleh boyleonard pada 28 Feb 2017, 19:26 WIB

Liputan6.com, Jakarta Harga rumah yang kian tinggi sering kali menjadi hambatan bagi kita memiliki rumah idaman yang luas. Namun, jangan biarkan hal itu memupus impian Anda menata rumah dengan leluasa, sesuai impian.

Menipisnya lahan hunian membuat pengembang perumahan mulai memasarkan hunian bertipe kecil. Hal ini dilakukan agar dapat memasang harga jual yang sesuai kemampuan calon konsumen.

Keterbatasan ruang kerap menghadirkan rasa sumpek dan jenuh. Namun, jangan berkecil hati, bukan hal mustahil mengubah rumah mungil Anda menjadi sebuah hunian idaman. Ide kreasi menjadi kunci utama menyiasati ruang yang sempit menjadi nyaman huni.

Warna Dinding Netral

Warna terang selalu disarankan sebagai alternatif pilihan bagi pemilik rumah dengan luas bangunan yang terbatas.

Warna-warna netral dapat membuat efek luas dan ruang lebih terang pada ruangan. Anda bisa menerapkan warna putih, krem. Anda juga dapat memilih warna abu-abu muda, atau navy muda.

Pilihan warna ini dapat menghasilkan ilusi mata dengan melihat ruang lebih luas dari ukuran aslinya. Kuncinya adalah mampu menyeimbangkan warna netral dengan warna lembut agar menciptak nuansa ruang yang tepat.

Untuk membuat nuansa tak monoton Anda bisa menambahkan perpaduan warna lain pada furnitur. Warna plafon sebaiknya disamakan dengan warna dinding.

(Simak juga: Dekorasi Rumah Minimalis Tipe 36 Ala Instagrammers)

Warna lantai

Gunakan lantai dengan warna terang seperti putih, misalnya oranye, atau warna mencolok lain. Boleh juga menggunakan lantai parket.

Jika menggunakan warna lain selain putih, pastikan Anda menggunakan cat dinding berwarna putih. Karena ini akan membuat ruangan tampak luas walaupun hanya trik dari warna dinding yang terang.

Jika Anda tetap ingin mengecat dinding dengan warna-warna selain warna terang, ruangan sempit pun akan terlihat sempit dan terbatas ruang geraknya.

Lampu Warna Terang

Ruang sempit cocok dengan warna lampu putih karena akan memberikan efek luas pada ruang. Hindari menggunakan warna kuning sedikit oranye seperti warna lampu yang biasa digunakan untuk jalan raya.

Cahaya berwarna kuning oranye justru membuat ruangan semakin sempit. Lampu berwarna kuning hanya cocok diterapkan ke ruangan luas.

Hunian-hunian bertipe kecil sedang diburu pencari rumah saat ini. Pengembang pun tengah memberikan banyak diskon dan bonus serta kemudahan lainnya. Tertarik? Temukan pilihan hunian di bawah Rp300 Juta di sini.

FOTO: RumahCom/Getty Images

Rina Susanto