Harapan Istri Anies dan Sandiaga untuk Jakarta

Oleh Rezki Apriliya Iskandar pada 06 Mei 2017, 07:59 WIB
Gubernur Terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan bersama istri, Fery Farhati (kanan) dan anak perempuannya, Mutiara Baswedan.

Liputan6.com, Jakarta - Tidak hanya para pendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang bersukacita karena pasangan tersebut menjadi gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta. Hal yang sama juga dirasakan orang-orang terdekat Anies-Sandi. Tak terkecuali istri mereka.

Istri Anies, Fery Farhati Ganis, dan istri Sandiaga, Nur Asia Uno, bahkan mengutarakan harapan mereka tentang Jakarta yang nantinya akan dipimpin suami mereka.

"Bismillah. Mudah-mudahan Mas Anies dan Mas Sandi bisa menjalankan tugas dengan baik," kata Fery Farhati Ganis di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya Nomor 15, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Mei 2017.

Ia berharap Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tetap menjadi pasangan yang kompak. Selain itu, ia juga berharap Anies-Sandi ke depannya tetap mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat.

"Sekarang Pak Anies mendapat suara terbanyak berkat bantuan banyak orang. Lima tahun ke depan Insyaallah banyak juga yang membantu," ujar Fery Farhati Ganis.

Hal senada juga diutarakan Nur Asia Uno, istri Sandiaga. Ia berharap di masa depan Jakarta bisa lebih baik lagi.

"Lebih bersatu semuanya, karena ini warga Jakarta semuanya. Memang harus bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Jadi itu harus dibantu semua dengan warga Jakarta," pungkas Nur Asia, istri Sandiaga Uno.

Muhammad AgusdurMuhammad Agusdur

Minda Muslim..Alhamdulillahi Robbil'alamiin jk begitu harapannya. Smg Allah SWT 1kan Warga DKI Jakarta terutama sesama Muslim. Insya'Allah Tegakkan yg Haq, Insya'Allah batil akan Lari. Insya'Allah jk ada cahaya hati mk Kegelapan hati Allah SWT keluarkan,Dunia sebentar,, Akhirat Panjang.. Masya'Allah

erdiserdis

jgn senang dulu ibu anies.. palingan hanya 2 thn sajah jabatan suami andaa.. kami warga jakarta yg ber pendidikan memilih manusia yg bisa memimpin jakarta bukan hanya dgn kata2..